Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
MBSS Kantongi Kontrak Pengangkutan Batu Bara Rp1,2 Triliun per Tahun
T Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) menandatangani kontrak jasa pengangkutan batu bara selama lima tahun. (Dok/Istimewa).
  • MBSS menandatangani kontrak pengangkutan batu bara lima tahun dengan GEL Group, berpotensi menghasilkan pendapatan sekitar Rp1,2 triliun per tahun.
  • Kontrak mencakup pengangkutan 500.000 ton per bulan atau 6 juta ton per tahun, dengan total potensi 30 juta ton selama masa kerja sama.
  • MBSS menargetkan ekspansi armada pada 2027, menggunakan tug and barge, Handymax, Supramax, serta floating crane untuk melayani pasar domestik dan ekspor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
MBSS membuat janji kerja lima tahun dengan GEL Group untuk membawa batu bara memakai kapal. MBSS akan membawa 500.000 ton batu bara tiap bulan dari Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Batu bara akan dikirim ke dalam negeri dan luar negeri. Sekarang MBSS ingin menambah kapal pada 2027 agar pengiriman berjalan lancar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kontrak lima tahun ini memberi MBSS kepastian volume yang dapat mendukung perencanaan ekspansi armada secara bertahap dan terukur. Kepercayaan GEL Group juga mencerminkan nilai pengalaman MBSS dalam angkutan laut serta transshipment, sementara layanan terintegrasi yang disiapkan berpotensi membantu kelancaran pasokan bagi pelanggan domestik dan ekspor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) menandatangani kontrak jasa pengangkutan batu bara selama lima tahun dengan PT Global Energi Lestari (GEL Group). Kerja sama ini berpotensi mendatangkan pendapatan sekitar Rp1,2 triliun per tahun bagi MBSS.

Kontrak yang ditandatangani pada Senin (26/10/2026) tersebut mencakup volume pengangkutan 500.000 ton batu bara per bulan atau setara 6 juta ton per tahun. Dengan demikian, total volume pengangkutan selama masa kontrak berpotensi mencapai 30 juta ton.

1. Kontrak jangka panjang jadi landasan untuk memperluas skala bisnis logistik maritim

Ilustrasi tambang batubara (IDN Times/Istimewa)

Direktur Utama MBSS Sugeng Pangraksa mengatakan, kontrak jangka panjang ini menjadi salah satu landasan bagi perseroan untuk memperbesar skala bisnis logistik maritim.

“Kepercayaan GEL Group melalui kontrak lima tahun ini menjadi bukti kesiapan MBSS dalam melayani pengangkutan batu bara berskala besar secara andal. Kontrak ini memberi kami basis volume yang kuat untuk melangkah ke tahap ekspansi berikutnya,” ujar Sugeng dalam keterangan resmi, Rabu (28/10/2026).

Pengangkutan batu bara tersebut akan melayani pasar domestik dan ekspor, dengan wilayah muat antara lain di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Adapun tujuan pengiriman akan menyesuaikan kebutuhan operasional GEL Group.

2. MBSS Bidik Ekspansi Armada Kapal pada 2027

MBSS telah beroperasi sejak 1994 dan memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam bisnis angkutan laut batu bara. (Dok/Istimewa).

Sejalan dengan kerja sama tersebut, MBSS menargetkan ekspansi armada kapal secara signifikan pada 2027. Penambahan kapasitas akan dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan pelanggan sekaligus meningkatkan utilisasi armada.

"Kepastian volume dari kontrak jangka panjang menjadi salah satu faktor pendukung bagi MBSS untuk merencanakan ekspansi secara terukur. Perseroan juga berkomitmen menjaga ketepatan waktu, keselamatan, dan efisiensi pengiriman," tegasnya.

Untuk menjalankan kontrak tersebut, MBSS akan mengerahkan armada kapal tunda dan tongkang (tug and barge), serta kapal kelas Handymax hingga Supramax sesuai kebutuhan rute. Perseroan juga menyediakan layanan transshipment menggunakan floating crane untuk memindahkan batu bara dari tongkang ke kapal berukuran lebih besar di lepas pantai.

MBSS telah beroperasi sejak 1994 dan memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam bisnis angkutan laut batu bara. Sementara itu, GEL Group merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang perdagangan batu bara dan didirikan pada 2013.

3. GEL Group andalkan MBSS untuk lancarkan pasokan batu bara ke pasar ekspor

MBSS telah beroperasi sejak 1994 dan memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam bisnis angkutan laut batu bara. (Dok/Istimewa).

Direktur GEL Group Johnson Hartawan mengatakan, pengalaman MBSS dalam transportasi laut dan transshipment, serta dukungan kapasitas armada dan layanan terintegrasi, menjadi pertimbangan dalam menjalin kerja sama jangka panjang tersebut.

“Bersama MBSS, kami yakin pasokan batu bara GEL Group ke pelanggan domestik maupun ekspor dapat berjalan lebih lancar, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi,” kata Johnson.

Selain memperkuat bisnis kedua perusahaan, kerja sama ini juga berpotensi mendukung pasokan batu bara untuk pasar domestik dan ekspor. Volume pengangkutan sebesar 6 juta ton per tahun setara dengan sekitar 3,9 persen dari alokasi batu bara untuk pembangkit listrik PT PLN pada 2026 yang ditetapkan Kementerian ESDM sebesar 154 juta ton.

Meski demikian, sebagian volume kontrak akan dialokasikan untuk pasar ekspor, sehingga tidak seluruhnya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pembangkit listrik domestik.

Curated For You

Editorial Team

Related Article