MBSS telah beroperasi sejak 1994 dan memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam bisnis angkutan laut batu bara. (Dok/Istimewa).
Direktur GEL Group Johnson Hartawan mengatakan, pengalaman MBSS dalam transportasi laut dan transshipment, serta dukungan kapasitas armada dan layanan terintegrasi, menjadi pertimbangan dalam menjalin kerja sama jangka panjang tersebut.
“Bersama MBSS, kami yakin pasokan batu bara GEL Group ke pelanggan domestik maupun ekspor dapat berjalan lebih lancar, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi,” kata Johnson.
Selain memperkuat bisnis kedua perusahaan, kerja sama ini juga berpotensi mendukung pasokan batu bara untuk pasar domestik dan ekspor. Volume pengangkutan sebesar 6 juta ton per tahun setara dengan sekitar 3,9 persen dari alokasi batu bara untuk pembangkit listrik PT PLN pada 2026 yang ditetapkan Kementerian ESDM sebesar 154 juta ton.
Meski demikian, sebagian volume kontrak akan dialokasikan untuk pasar ekspor, sehingga tidak seluruhnya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pembangkit listrik domestik.