Menteri Pertanian Antarkan Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh

- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengantarkan jenazah Anggota IV BPK Haerul Saleh yang meninggal akibat kebakaran di rumahnya saat proses renovasi berlangsung.
- Amran mengenang Haerul sebagai sosok sederhana, profesional, dan berdedikasi tinggi terhadap bangsa, serta mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
- Gulkarmat Jakarta Selatan menyebut kebakaran diduga berasal dari sisa tiner renovasi; 12 unit dan 48 personel dikerahkan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.46 WIB.
Jakarta, IDN Times - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengantarkan jenazah Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, Haerul Saleh dari RSUD Pasar Minggu, Jumat (8/5/2026).
Amran menjadi salah satu orang pertama yang melayat ke RS usai mendengar kabar Haerul Saleh meninggal dunia akibat musibah kebakaran yang terjadi di kediaman almarhum.
“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Amran dikutip dari keterangan resmi.
1. Kebakaran terjadi saat Haerul tengah mengawasi proses renovasi

Amran mendengarkan kronologi singkat kejadian kebakaran dari asisten rumah tangga. Kejadian begitu cepat tatkala korban sedang mengawasi beberapa orang yang sedang memproses renovasi. Kemudian, api membesar dan asap hitam tidak dapat dihindar
Amran menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum yang dikenalnya sebagai sosok sederhana, pekerja keras, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara.
“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” kata Amran.
2. Sosok Haerul di mata Amran

Amran mengatakan, Haerul merupakan figur yang selalu mengedepankan profesionalisme dan pengabdian dalam setiap tugas yang dijalankan.
“Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia,” ujar Amran.
Dia mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi cobaan tersebut.
“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan khilafnya, dilapangkan kuburnya, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” kata dia.
3. Keterangan Gulkarmat atas kebakaran di rumah Haerul

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga pada pukul 07.53 WIB.
“Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal. Dugaan sementara api berasal dari sisa tiner bekas renovasi rumah,” kata Asril.
Asril mengatakan, laporan kebakaran berasal dari warga yang melihat asap hitam mengepul dari lantai tiga rumah tersebut. Ketua RT setempat kemudian langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
"Sebanyak empat unit dan 16 personel awalnya dikerahkan ke lokasi. Petugas kemudian menambah pengerahan menjadi total 12 unit dan 48 personel untuk menangani kebakaran," ujar Asril.
Tim pemadam berangkat menuju lokasi pada pukul 07.55 WIB dan tiba sekitar pukul 08.05 WIB. Proses pemadaman dimulai dua menit kemudian atau pukul 08.07 WIB.
Api berhasil dilokalisasi pada pukul 08.15 WIB, lalu dilanjutkan proses pendinginan mulai pukul 08.20 WIB. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 08.46 WIB.

















![[QUIZ] Tebak Tagline Bank di Indonesia, Uji Pengetahuanmu](https://image.idntimes.com/post/20250615/1000015039_d8cb6c8a-ca41-47d5-a0df-015eb540ad45.jpg)