Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Nilai Transaksi di Mal-Mal Jakarta Tembus Rp21 T pada H-1 Lebaran

Nilai Transaksi di Mal-Mal Jakarta Tembus Rp21 T pada H-1 Lebaran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Bundaran HI Jakarta (IDN Times/Pitoko)
Intinya Sih
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melaporkan nilai transaksi di mal dan pusat belanja Jakarta tembus Rp21 triliun pada H-1 Lebaran 2026, dengan target rekor baru hingga Rp24 triliun.
  • Nilai transaksi tinggi dipicu program diskon besar-besaran di 101 mal dalam rangka Jakarta Festive Wonder 2026 yang digelar Pemprov DKI untuk meramaikan Ramadan dan mendorong ekonomi lokal.
  • Pemprov DKI juga menyiapkan insentif pajak bagi pelaku usaha agar potongan harga lebih signifikan, sekaligus menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat sepanjang Maret 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melaporkan nilai transaksi yang terjadi di mal dan pusat-pusat perbelanjaan di Jakarta hingga Jumat (20/3/2026) yang mencapai Rp21 triliun.

Hal itu disampaikan Pramono di sela-sela kegiatan Jakarta Bedug Kolosal dalam rangka merayakan malam takbiran di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jumat malam.

"Per hari ini, saya diberikan laporan dari Asisten Perekonomian dan Keuangan, transaksi di Jakarta sudah 21 triliun rupiah," kata Pramono.

1. Pramono mau pecahkan rekor transaksi

Koleksi spesial hasil kolaborasi INTRESSE dengan Sandiaga Uno di SOGO Kota Kasablanka
Koleksi spesial hasil kolaborasi INTRESSE dengan Sandiaga Uno di SOGO Kota Kasablanka. 5 Maret 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Kendati begitu, Pramono mengaku ingin nilai transaksi yang terjadi di Jakarta bisa mencapai lebih dari Rp21 triliun.

"Mudah-mudahan masih ada lima hari kami ingin memecahkan rekor, harapannya di atas 23-24 triliun rupiah," kata dia.

2. Penyebab nilai transaksi mencapai Rp21 triliun

Nilai Transaksi di Mal-Mal Jakarta Tembus Rp21 T pada H-1 Lebaran
Shades in Harmony Grand Indonesia (Dok. Grand Indonesia)

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan dari mana asal nilai transaksi sebesar Rp21 triliun tersebut.

Suharini mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memang tengah menggelar lomba diskon di 101 mal dan pusat-pusat perbelanjaan sejak 4 Maret hingga 31 Maret 2026. Hal itu jadi bagian gelaran Jakarta Festive Wonder 2026 yang diusung oleh Pemprov DKI Jakarta.

Program tersebut bertujuan meramaikan suasana Ramadan di Jakarta dan mendorong perputaran ekonomi lokal dengan tema "Mudik ke Jakarta."

"Cut off per tanggal hari ini 20 Maret itu sudah di atas 21 triliun. Siapa saja di antaranya adalah retail, kemudian pusat-pusat perbelanjaan, Tanah Abang di antaranya, kemudian perhotelan," kata Suharini.

3. Insentif pajak

Ilustrasi insentif (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi insentif (IDN Times/Arief Rahmat)

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan insentif pajak bagi pelaku usaha agar potongan harga dapat diberikan secara signifikan kepada masyarakat.

Adapun program Jakarta Festive Wonder kali ini mengusung tema “Belanja Aman, Harga Terkendali, Lebaran Penuh Berkah” dengan fokus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, meningkatkan daya beli masyarakat, serta menggerakkan sektor ritel dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Mengutip ANTARA, rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung sepanjang Maret 2026 dengan pelaksanaan di pusat perbelanjaan di lima kota administrasi dan satu kabupaten di Jakarta, serta sejumlah lokasi strategis seperti Balai Kota, kantor wali kota, stasiun MRT, dan perkantoran.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in Business

See More