Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PalmCo Bakal Bangun Pabrik Minyak Kelapa Sawit di Luar Negeri

PalmCo Bakal Bangun Pabrik Minyak Kelapa Sawit di Luar Negeri
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Direksi PalmCo. (Dok. BP BUMN)
  • PalmCo, hasil penggabungan PTPN V, VI, dan XIII ke PTPN IV, akan didorong memperluas bisnis ke pasar luar negeri.
  • Perusahaan menyiapkan pembangunan refinery minyak sawit di luar negeri agar dapat menghasilkan refined palm oil, tidak hanya mengandalkan ekspor.
  • Strategi ekspansi memanfaatkan kelebihan pasokan setelah kewajiban pasar domestik terpenuhi, sekaligus meningkatkan nilai tambah dan daya saing global PalmCo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria membeberkan perubahan model bisnis PalmCo. PalmCo adalah perusahaan yang fokus bergerak pada industri kelapa sawit, yang dibentuk dari penggabungan PTPN V, VI dan XIII ke dalam PTPN IV.

Selain di dalam negeri, PalmCo juga akan didorong melakukan ekspansi bisnis di luar negeri. Hal itu diungkapkan Dony usai bertemu dengan Direksi PalmCo.

Tidak berhenti pada ekspor, PalmCo juga menyiapkan langkah hilirisasi di pasar global melalui rencana pembangunan refinery atau fasilitas pengolahan minyak di luar negeri.

“Ke depannya kita mau bangun refinery di luar, sehingga kita nanti bisa menjadi refined palm oil,” ujar Dony dikutip Rabu, (2/9/2026).

Dony mengatakan, strategi itu disiapkan untuk meningkatkan nilai tambah produk. Selain itu, Danantara ingin memperkuat daya saing PalmCo di tengah persaingan industri sawit global.

Dony mengatakan, transformasi tersebut diarahkan melalui peningkatan kapasitas ekspor dengan memanfaatkan kelebihan pasokan yang dimiliki setelah memenuhi kewajiban pasar domestik.

“Yang dulunya kita semuanya majority adalah di dalam negeri, sekarang kita ingin kita penetrasi ke ekspor, dari kelebihan DMO yang kita miliki, kita bisa ekspor, itu tahap satu,” tutur Dony.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More