Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelabuhan Ciwandan Mulai Dioperasikan buat Alternatif Merak Hari Ini
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ardhy Wahyu Basuki. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Jakarta, IDN Times - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mulai mengoperasikan Pelabuhan Ciwandan di Cilegon, Banten sebagai pelabuhan alternatif untuk menampung pemudik yang menuju Pulau Sumatra.

Pelabuhan Ciwandan hanya melayani pemudik yang hendak menyeberang ke Sumatra menggunakan sepeda motor. Selain itu, Pelindo juga melayani penyeberangan truk yang dialihkan dari Pelabuhan Merak selama periode mudik Lebaran 2024.

“Pelabuhan Ciwandan kita siapkan untuk truk dan motor karena Merak sudah sangat crowded,” kata Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ardhy Wahyu Basuki dalam media briefing di Jakarta, Rabu (3/4/2024).

1. Pelabuhan Ciwandan bisa tampung 2 ribu sepeda motor

Akses menuju Pelabuhan Ciwandan Cilegon macet hingga Rabu (3/4/2024) ( ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Adapun kapasitas area tunggu untuk sepeda motor seluas 7 ribu meter persegi, yang bisa menampung 2 ribu unit sepeda motor.

“Ini diharapkan Ciwandan bisa membantu mengurai antrean maupun crowded di Merak,” tutur Ardhy.

2. Bisa tampung 200 unit truk

Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten. (dok. ASDP)

Adapun kapasitas penampungan untuk truk ialah 200 unit truk. Seperti yang diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatasi operasional angkutan barang ke Pelabuhan Merak selama periode mudik Lebaran 2024.

Buffer area parkir di Ciwandan untuk truk logistik kita siapkan 25 ribu meter persegi, itu kapasitas 200 unit truk,” kata Ardhy.

Pembatasan dilakukan di ruas jalan tol dan ruas jalan non-tol menuju Pelabuhan Merak, mulai 5 April 2024 pukul 09.00 WIB, sampai dengan 16 April 2024 pukul 08.00 WIB.

Pembatasan operasional angkutan barang meliputi:

  • Mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih, kereta tempelan, atau kereta gandengan.
  • Mobil barang yang digunakan untuk pengangkutan hasil galian (tanah, pasir, batu) dan hasil tambang, serta bahan bangunan seperti besi, semen, dan kayu.

Adapun kendaraan barang yang dikecualikan, sebagai berikut:

  • Bahan pokok (beras, gula, jagung, kedelai, bawang, cabai, daging, telur, ayam, minyak goreng, dan seterusnya).
  • Pupuk
  • Hewan ternak.
  • Pakan ternak.
  • Keperluan penanganan bencana alam.
  • Bahan bakar minyak (BBM) atau bahan bakar gas (BBG).
  • Logistik pemilu/pemulihan.
  • Hantaran uang.
  • Sepeda motor mudik dan balik gratis.

3. Pelindo evaluasi alur pemudik ke Ciwandan demi kurangi penumpukan

Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten. (dok. ASDP)

Ardhy mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan alur pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Ciwandan. Alur yang disiapkan merupakan hasil evaluasi periode mudik Lebaran 2023 lalu.

Traffic dan flow sudah kita siapkan, mulai masuknya seperti apa. Jadi flown-ya sudah ditata, diharapkan itu sudah sesuai. Karena ini kan bukan yang pertama kali. Kita belajar dari tahun kemarin,” kata Ardhy.

Hingga H-9 Lebaran 2024, Pelindo mencatat jumlah penumpang yang menggunakan layanan Terminal Penumpang Pelindo sebanyak 348.837 orang. Jumlah ini meningkat 4,25 persen dibanding tahun 2023. Dan untuk arus kendaraan, tercatat sebanyak 33.832 unit kendaraan atau meningkat 25,54 persen dibanding tahun 2023.

Adapun terminal penumpang dengan jumlah penumpang terbanyak tercatat di wilayah Tanjung Perak sebanyak 43.644 orang, diikuti wilayah Tanjung Pinang sebanyak 39.969 orang, Tanjung Balai Karimun sebanyak 26.988 orang, Ambon sebanyak 19.451 orang, Makassar sebanyak 13.515 orang dan Tanjung Priok 12.615 orang.

Selain itu, untuk arus kendaraan, Terminal Tanjung Perak hingga saat menjadi yang tersibuk dengan arus 8.550 unit kendaraan. Kemudian Lembar dengan jumlah 5.577 unit kendaraan, Makassar dengan 4.999 unit kendaraan, Balikpapan 1.387 unit kendaraan, dan Gunung Sitoli dengan jumlah 1.031 unit kendaraan.

Editorial Team