Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penjualan Naik 130 Persen di 2025, Industri Ban Optimis Hadapi 2026

WhatsApp Image 2026-02-02 at 18.48.59.jpeg
PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI). (Dok/Istimewa).
Intinya sih...
  • Penjualan ban Hankook naik 130% di Indonesia pada 2025, didorong oleh permintaan ban besar dan kendaraan listrik.
  • Perusahaan fokus pada segmen bernilai tambah dengan potensi pertumbuhan tinggi, memperluas distribusi regional, dan mengoptimalkan peran Indonesia sebagai basis produksi strategis.
  • Hankook juga melihat peluang besar pada pasar ban pengganti dan kendaraan niaga, serta terus memperkuat kapabilitas manufaktur di pabrik Cikarang untuk mendukung rantai pasok global.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) mencatat kinerja impresif sepanjang 2025. Penjualan perusahaan tumbuh hingga 130 persen di pasar Indonesia.

Capaian ini menegaskan kuatnya sinergi antara kapabilitas manufaktur global Hankook dan strategi pasar yang adaptif terhadap dinamika industri otomotif nasional.

Pertumbuhan tersebut didorong lonjakan permintaan ban berukuran besar (≥18 inci) serta ban kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Tren ini menunjukkan pergeseran preferensi konsumen ke produk ban berperforma tinggi, sekaligus mengukuhkan relevansi portofolio Hankook di era elektrifikasi kendaraan.

1. Perkuat pangsa pasar dan perluas distribusi regional

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)

Presiden Direktur Hankook Tire Sales Indonesia, Bartek (Byunghak) Choi, menyatakan strategi perusahaan difokuskan pada segmen bernilai tambah dengan potensi pertumbuhan tinggi. Optimisme tetap terjaga meski kondisi ekonomi global belum sepenuhnya pulih.

"Di tengah tekanan konsumsi domestik, kami terus memperkuat pangsa pasar dengan memperluas distribusi regional, berkolaborasi dengan mitra di Asia Tenggara, serta mengoptimalkan peran Indonesia sebagai basis produksi strategis untuk pasar global," ujar Choi dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).

Langkah ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pilar penting dalam rantai pasok global Hankook, sekaligus memperluas jangkauan distribusi di kawasan Asia Tenggara.

2. Prospek industri ban kendaraan listrik masih sangat menjanjikan

Screenshot 2026-02-03 074815.jpg
Produk ban dari PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI). (Dok/Istimewa).

HTSI juga memprioritaskan penguatan pasar domestik sebagai persiapan menghadapi tantangan bisnis pada 2026. Hankook memandang segmen kendaraan listrik dan SUV sebagai penggerak utama pertumbuhan jangka panjang industri ban nasional.

"Untuk memanfaatkan peluang ini, Hankook menghadirkan berbagai produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, seperti iON yang dirancang khusus untuk EV, serta Dynapro yang mendukung performa dan ketahanan SUV dalam berbagai kondisi jalan di Indonesia," kata Choi.

Strategi Hankook tersebut juga merupakan respons terhadap tantangan ekonomi global dan domestik, dengan tetap mengedepankan efisiensi operasional, inovasi produk, dan pemahaman mendalam terhadap karakteristik pasar lokal.

Selain segmen EV, Hankook melihat peluang besar pada pasar ban pengganti (replacement) dan kendaraan niaga, khususnya ban truk dan bus (Truck and Bus Radial/TBR). Segmen ini dinilai strategis dalam menopang pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Seiring meningkatnya elektrifikasi kendaraan niaga, Hankook juga mengembangkan ban khusus kendaraan niaga listrik (EV TBR) yang kian diminati pasar.

3. Perkuat kapabilitas manufaktur dengan standar kualitas global

ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Aditya Pratama)

Presiden Direktur PT Hankook Tire Indonesia, Jung Jinkyun, menegaskan pabrik Hankook di Cikarang merupakan salah satu basis manufaktur utama perusahaan di Asia Tenggara.

"Kami terus memperkuat kapabilitas manufaktur melalui penerapan standar kualitas global, keselamatan kerja, serta perbaikan berkelanjutan. Hal ini memastikan produk buatan Indonesia dapat bersaing di pasar internasional dan mendukung rantai pasok global Hankook," ujar Jinkyun.

Sebagian besar produksi pabrik Cikarang diekspor ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Italia, Meksiko, Malaysia, Jepang, Rusia, Swedia, Maroko, Turki, dan Vietnam. Ekspor ini mempertegas posisi Indonesia sebagai pusat produksi strategis Hankook di tingkat global.

Dalam operasionalnya, PT Hankook Tire Indonesia konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan dan ESG, mulai dari pengelolaan limbah, efisiensi energi, hingga pengurangan emisi, sesuai standar global dan regulasi nasional.

"Melalui penguatan manufaktur, strategi pasar yang adaptif, dan komitmen terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab, Hankook siap untuk terus berkontribusi dalam pertumbuhan industri otomotif nasional dan menjadi mitra mobilitas masa depan di Indonesia," beber Choi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More

Jobless Growth: Ekonomi Tumbuh Tapi Lapangan Kerja Tak Bertambah

03 Feb 2026, 08:05 WIBBusiness