Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia, mengingatkan pemerintah agar mengantisipasi dampak penutupan Selat Hormuz bagi Indonesia, sebagai dampak perang Iran melawan AS dan Israel. Penutupan Selat Hormuz dan pembatasan kapal komersial di kawasan tersebut, berpotensi mengganggu jalur perdagangan global, sekaligus memicu kenaikan biaya logistik dalam waktu dekat.
“Selat Hormuz merupakan jalur strategis perdagangan global yang menjadi pintu keluar-masuk utama minyak, dan komoditas dari kawasan Teluk, yang artinya gangguan di jalur ini tidak hanya memengaruhi perdagangan internasional,” kata Chusnunia dalam keterangannya, dikutip Selasa (3/3/2026).
