Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pertamina Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik Sesuai Arahan Pemerintah
Ilustrasi BBM Pertalite. (Dok. Pertamina)
  • PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026 sesuai arahan pemerintah.
  • Harga BBM subsidi tetap berlaku meski harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah berfluktuasi, sedangkan BBM nonsubsidi mengikuti formula pemerintah.
  • Bahlil Lahadalia menyatakan Pertalite dan Biosolar tidak naik, meski harga minyak dunia disebut mencapai 108 dolar AS per barel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (12/9/1026)

Kitty Andhora menyatakan harga BBM subsidi tidak ada kenaikan hingga akhir 2026 sesuai arahan pemerintah.

Jumat (11/9/2026)

Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah memutuskan menjaga harga BBM subsidi agar tidak naik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik hingga akhir 2026.
  • Who?
    PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, pemerintah, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
  • Where?
    Jakarta, termasuk kantor Kementerian ESDM.
  • When?
    Hingga akhir 2026. Kitty menyampaikan keterangan pada Sabtu (12/9/1026), sementara Bahlil berbicara pada Jumat (11/9/2026).
  • Why?
    Kebijakan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga energi dan daya beli masyarakat di tengah perubahan harga energi global.
  • How?
    Pertamina Patra Niaga mengikuti kebijakan pemerintah; harga JBU atau BBM nonsubsidi mengikuti formula dan ketentuan yang berlaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pertamina Patra Niaga bilang harga BBM subsidi tidak naik sampai akhir 2026. Pemerintah memberi arahan itu. Harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah bisa berubah. Pertalite dan Biosolar juga tidak naik. BBM nonsubsidi punya harga yang mengikuti formula pemerintah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kepastian harga BBM subsidi hingga akhir 2026 menunjukkan kebijakan yang konsisten di tengah fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga energi serta daya beli masyarakat. Sementara itu, penetapan harga BBM nonsubsidi tetap mengacu pada formula pemerintah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026, sesuai arahan pemerintah. Kepastian itu berlaku meski sejumlah parameter pembentuk harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami perubahan.

VP Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, harga BBM subsidi tetap tidak naik sampai akhir 2026 meski harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah berfluktuasi.

"Meskipun terdapat fluktuasi pada sejumlah parameter pembentuk harga, seperti harga minyak dunia dan nilai tukar, untuk BBM subsidi sesuai arahan Pemerintah tidak ada kenaikan harga hingga akhir 2026," kata Kitty dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/9/1026).

1. Sesuai instruksi dari pemerintah

Antrian kendaraan mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Ciliwung. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Pemerintah sebelumnya telah memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga energi dan daya beli masyarakat di tengah perubahan harga energi global.

"Pertamina Patra Niaga mengikuti kebijakan Pemerintah dalam penetapan harga BBM," ujar Kitty.

2. Harga BBM nonsubsidi ikuti formula pemerintah

Konsumsi Pertamax Series naik signifikan selama mudik Lebaran 2026, mencerminkan pergeseran masyarakat ke BBM berkualitas tinggi demi performa kendaraan dan efisiensi bahan bakar. (dok. Pertamina)

Sementara itu, harga Jenis BBM Umum (JBU) atau BBM nonsubsidi mengikuti formula yang telah ditetapkan pemerintah. Kitty mengatakan penetapan harga JBU mengacu pada formula dan ketentuan yang berlaku.

“Sementara untuk JBU, harga mengikuti formula yang telah ditetapkan Pemerintah,” tuturnya.

3. Bahlil pastikan Pertalite dan solar subsidi tak naik

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya memastikan harga BBM subsidi, yakni Pertalite dan Biosolar, tidak naik. Dia menyampaikan hal itu saat menjawab pertanyaan mengenai dampak kenaikan harga minyak dunia yang disebut telah mencapai 108 dolar AS per barel.

Harga tersebut 54 persen lebih tinggi dibandingkan asumsi harga minyak mentah dalam APBN 2026 yang sebesar 70 dolar AS per barel.

"Pemerintah sampai dengan hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga minyak subsidi tidak ada kenaikan," kata Bahlil di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (11/9).

Curated For You

Editorial Team

Related Article