Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tidak mudah menerima lobi terkait perizinan ekspor.
Dia menegaskan kewenangan pemberian izin yang dimaksud berada di Kementerian ESDM, bukan Danantara. Menurutnya, pemerintah harus mengutamakan kedaulatan dan kepentingan nasional dalam setiap keputusan terkait pengelolaan sumber daya alam.
"Saya sudah kasih tahu Danantara, jangan kau mau dilobi-lobi. Enggak ada, izin itu ada di ESDM, bukan Danantara. Kedaulatan negara saya dahulukan, wibawa negara saya mendahulukan, marwah negara adalah marwah 280 juta jiwa yang ada di bangsa ini," katanya dalam Minerba Convex, Senin (2/11/2026).