Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil Agustina Arumsari, Wakil Kepala BPKP Jadi Pimpinan BGN
Wakil Kepala BPKP, Agustina Arumsari (Dok BPKP)
  • Presiden Prabowo Subianto menunjuk Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional bersama Mayjen TNI Trenggono, menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya yang dicopot.
  • Agustina merupakan pejabat karier BPKP dengan latar belakang pendidikan hukum dari Universitas Indonesia serta memiliki berbagai sertifikasi profesional di bidang audit dan manajemen risiko.
  • Presiden melalui Mensesneg menginstruksikan pimpinan baru BGN untuk segera konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas lembaga, dan memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengangkat Agustina Arumsari menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Agustina diangkat menjadi Wakil Kepala BGN bersama Mayjen TNI Trenggono, menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, yang dicopot dari posisi tersebut.

Perombakan pimpinan BGN itu juga meliputi pencopotan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN, yang kini digantikan oleh Naniek S Deyang. Agustina sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Berikut profil Agustina.

1. Lulusan S2 Universitas Indonesia

kampus Universitas Indonesia (dok. Universitas Indonesia)

Dikutip dari situs resmi BPKP, Selasa (2/6/2026), Agustina menempuh pendidikan Diploma Tiga (D3) di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan lulus pada 1992, melanjutkan kembali pendidikan Diploma Empat (D4) di kampus yang sama hingga selesai pada 1998. Dia meneruskan jenjang Strata-2 (S2) di Universitas Indonesia (UI), dan memperoleh gelar Magister Hukum (M.H) pada 2014.

Berbagai sertifikasi telah Agustina raih, di antaranya Certified Fraud Examiner (CFE), Certified Forensic Auditor (CFrA), Chartered Accountant (CA), Qualified Internal Auditor (QIA), Certified Government Chief Audit Executive (CGCAE), Certified Internal Audit Executive (CIAE), Certified Risk Professional (CRP), Certified Risk Executive Leader (CREL), Certified Government Risk Executive (CGRE), dan Fraud Risk Management Professional (FRMP).

2. Pejabat karier di BPKP

Kantor pusat Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Agustina mengawali kariernya sebagai Asisten Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatra Barat. Dalam perjalanan kariernya di BPKP, Agustina pernah menjabat sebagai Direktur Investigasi Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah (2017), Direktur Investigasi III (2019), dan Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi (2020). 

Pada 19 Februari 2025, Agustina Arumsari dilantik oleh Prabowo menjadi Wakil Kepala BPKP. Dengan demikian, dia telah menjabat sebagai Wakil Kepala BPKP selama satu tahun tiga bulan.

3. Instruksi Prabowo buat pimpinan BGN yang baru

Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 pada Senin (1/6/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan arahan Prabowo kepada jajaran baru BGN setelah dilakukan pergantian pimpinan lembaga tersebut.

"Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta.

Prasetyo menjelaskan, mereka juga diminta memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota juga diharapkan ditingkatkan untuk memastikan seluruh program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan optimal.

Pemerintah juga berharap kepemimpinan baru di BGN dapat mempercepat pelaksanaan program prioritas, meningkatkan kinerja organisasi, memperbaiki tata kelola, serta memperkuat manfaat program bagi masyarakat.

"Terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia," ujar Prasetyo.

Editorial Team

Related Article