Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PSN Gas Dusem Bakal Dipasok 80 Ribu Ton Pipa Baja Krakatau Steel

PSN Gas Dusem Bakal Dipasok 80 Ribu Ton Pipa Baja Krakatau Steel
Kontrak pengadaan pipa baja. (Dok. Krakatau Steel)
Intinya Sih

  • Pengadaan pipa baja dikerjakan konsorsium Krakatau Steel.

  • Dukung ketahanan energi dan penguatan industri dalam negeri.

  • Proyek Dusem masuk proyek strategis nasional.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai–Sei Mangkei (Dusem) Segmen 1 dan Segmen 2 bakal mendapatkan pasokan lebih dari 80 ribu ton pipa baja dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group.

Pasokan tersebut disepakati setelah Krakatau Steel bersama KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk–PT Nindya Karya serta KSO Rabana–PT Brantas Abipraya (Persero)–SBS–Singgar menandatangani kontrak pengadaan pipa baja untuk pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang dan bangun proyek tersebut.

Proses kesepakatan dihadiri Direktur Komersial, Pengembangan Usaha & Portofolio Krakatau Steel Hernowo dan Pelaksana Tugas Direktur Produksi & Teknologi PT Krakatau Pipe Industries Erwin Saputra, serta disaksikan Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Agung Kuswardono.

“Melalui anak usaha Krakatau Pipe Industries, lebih dari 80.000 ton pipa baja Krakatau Steel Group akan kami suplai untuk kebutuhan proyek strategis ini,” kata Hernowo dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

1. Pengadaan pipa baja dikerjakan konsorsium Krakatau Steel

Produksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS). (dok. KRAS)
Produksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS). (dok. KRAS)

Pengadaan pipa baja Proyek Dusem dikerjakan oleh Konsorsium Krakatau Steel melalui Krakatau Pipe Industries yang bergerak di bidang manufaktur pipa baja dan jasa pelapisan antikorosi, bersama pabrikan dalam negeri lainnya.

Proyek tersebut menggunakan pipa baja jenis ERW/HSAW dengan spesifikasi API 5L X52 PSL 2 berdiameter 20 inci, termasuk pelapisan 3LPE. Total panjang pipa sekitar 541 kilometer, dirancang untuk memenuhi standar mutu serta keselamatan, guna menyalurkan gas dari SKG Belawan ke Stasiun Labuhan Batu dan dari Stasiun Labuhan Batu ke fasilitas di Duri.

Krakatau Pipe Industries memproduksi dua jenis pipa baja, yakni pipa baja spiral dan pipa baja ERW, dengan ukuran masing-masing 12-80 inci dan 0,5-20 inci. Total kapasitas produksi pipa baja perusahaan mencapai 220 ribu ton per tahun dan digunakan untuk sektor perminyakan, gas, konstruksi, dan infrastruktur.

Selain itu, Krakatau Pipe Industries memiliki fasilitas pelapisan antikorosi dengan kapasitas hingga 800 ribu meter persegi per tahun. Jenis pelapisan yang tersedia meliputi 3LPE, 3LPP, asphalt enamel, concrete weight coating, dan internal cement lining, termasuk kemampuan pelapisan untuk jaringan pipa laut dalam pada sektor migas onshore maupun offshore.

2. Dukung ketahanan energi dan penguatan industri dalam negeri

Jaringan pipa gas. (Dok. Kementerian ESDM)
Jaringan pipa gas. (Dok. Kementerian ESDM)

Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan menyatakan keterlibatan perseroan dalam Proyek Dusem merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung agenda strategis nasional, terutama ketahanan energi dan penguatan industri dalam negeri.

"Partisipasi Krakatau Steel Group dalam Proyek Dusem menunjukkan kesiapan industri baja nasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur energi strategis. Ini sekaligus menjadi wujud kontribusi kami dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendorong penggunaan produk baja dalam negeri secara berkelanjutan" tuturnya.

3. Proyek Dusem masuk proyek strategis nasional

Jaringan pipa gas. (Dok. Kementerian ESDM)
Jaringan pipa gas. (Dok. Kementerian ESDM)

Proyek Dusem merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) pipa transmisi gas bumi dengan panjang sekitar 541 kilometer yang membentang dari Belawan hingga Duri, Sumatra. Proyek itu dirancang untuk mengalirkan gas dari wilayah kerja Andaman menuju Jawa.

Konstruksi proyek ditargetkan berlangsung pada 2025-2027 untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan kemakmuran rakyat.

Penandatanganan kontrak tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pekerjaan Proyek Dusem dan diharapkan menciptakan sinergi antara produsen baja nasional dan kontraktor EPC agar proyek berjalan sesuai jadwal, spesifikasi teknis, serta memenuhi aspek keselamatan dan kualitas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More