Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Purbaya Klaim Ekonomi RI Melesat berkat Pindahkan Dana SAL ke Himbara

Purbaya Klaim Ekonomi RI Melesat berkat Pindahkan Dana SAL ke Himbara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan).
Intinya Sih
  • Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat berkat strategi pengelolaan kas negara yang lebih efisien tanpa menambah pengeluaran pemerintah.
  • Pemerintah memindahkan dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) dari Bank Indonesia ke bank-bank Himbara untuk menjaga likuiditas dan mendorong aktivitas ekonomi domestik.
  • Purbaya menegaskan pelemahan rupiah tidak disebabkan kebijakan fiskal, karena pemerintah tetap menjaga kondisi fiskal dan dana SAL dalam keadaan aman serta produktif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN TImes - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia melesat lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya berkat kebijakan pengelolaan kas negara yang lebih optimal. Menurutnya, strategi ini memungkinkan pemerintah memanfaatkan dana secara lebih efisien tanpa menambah pengeluaran negara.

Salah satu langkah yang diambil adalah memindahkan kas negara dari Sisa Anggaran Lebih (SAL) di Bank Indonesia ke sistem perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Langkah ini dinilai dapat menjaga likuiditas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi domestik.

“Kamu tahu kenapa ekonomi bisa tumbuh lebih cepat? Kita mengelola uang lebih baik. Cuma pindahkan cash dari BI ke situ, ekonomi tumbuh lebih cepat, dan kita tetap jaga likuiditas,” ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

1. Melalui penempatan dana SAL, pemerintah bisa genjot ekonomi tanpa tambah anggaran

Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)

Ia menjelaskan, meskipun dana pemerintah ditempatkan di bank-bank Himbara, kendali penuh atas dana tersebut tetap berada di tangan pemerintah melalui Kementerian Keuangan. Dengan skema ini, pemerintah dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa harus menambah belanja negara secara signifikan.

“Artinya, pemerintah Pak Presiden Prabowo Subianto dapat menumbuhkan ekonomi lebih cepat tanpa pengeluaran tambahan. Uangnya tetap utuh,” jelasnya.

2. Jaga stabilitas di pasar keuangan dan dorong aktivitas ekonomi

ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)
ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)

Purbaya menambahkan, strategi ini juga menjadi salah satu cara untuk menjaga likuiditas sistem keuangan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi domestik. Selain itu, ia menepis anggapan yang menyebut kebijakan fiskal pemerintah menjadi penyebab tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

“Jadi, yang bilang kebijakan fiskal kita aneh, berarti dia tidak memahami apa yang kita kerjakan,” tegasnya.

3. Pelemahan rupiah bukan disebabkan kebijakan fiskal RI

Miniatur pria duduk di atas tumpukan koin emas sambil membaca koran, melambangkan konsep pertumbuhan ekonomi dan keuangan.
ilustrasi pertumbuhan ekonomi (unsplash.com/Mathieu Stern)

Di sisi lain, ia mengatakan, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bukan dipicu oleh kebijakan fiskal pemerintah. Purbaya menilai pihak yang menyalahkan fiskal tidak memahami strategi pengelolaan keuangan negara yang tengah dijalankan pemerintah.

“Selama ini pemerintah menjaga kondisi fiskal dengan sangat baik. Jadi, yang bilang kebijakan fiskal kita aneh, berarti dia tidak mengerti apa yang kita kerjakan. Saya sebel dengan yang bilang rupiah jeblok gara-gara fiskal,” kata Purbaya.

Dia menuturkan, strategi tersebut memungkinkan pemerintah mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi tanpa harus menambah beban APBN. Dengan demikian, dana negara tetap utuh, namun manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas melalui pembiayaan sektor-sektor produktif.

“Artinya apa? Saya, kita, pemerintah, Pak Prabowo bisa menumbuhkan pertumbuhan ekonomi lebih cepat tanpa pengeluaran tambahan. Uangnya masih utuh. Itu ajaib, sebetulnya,” ujarnya.

Ia juga memastikan dana SAL yang ditempatkan di perbankan tetap dalam kondisi aman dan utuh. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif yang menjadi penggerak utama ekonomi nasional..

Share
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More