Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Qantas Perpanjang Pemangkasan Jadwal Terbang hingga September 2026

Qantas Perpanjang Pemangkasan Jadwal Terbang hingga September 2026
Qantas Airways (unsplash.com/Tom Photography)
Intinya Sih
  • Qantas memperpanjang pengurangan jadwal penerbangan domestik dan internasional hingga September 2026 akibat lonjakan harga bahan bakar yang dipicu konflik di Timur Tengah.
  • Pemangkasan kursi mencapai 5 persen untuk rute domestik dan 2 persen untuk internasional, termasuk penutupan sementara beberapa rute utama Qantas dan Jetstar.
  • Meski memangkas banyak rute, Qantas menambah kapasitas ke Eropa dengan memperpanjang penerbangan Perth–Roma dan mempertahankan rute Sydney–Paris guna memenuhi lonjakan permintaan penumpang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Maskapai asal Australia, Qantas Airways, resmi memperpanjang pengurangan jadwal penerbangan untuk rute domestik dan internasional. Keputusan yang diumumkan pada Jumat (1/5/2026) ini diambil karena dampak konflik di Timur Tengah yang membuat harga bahan bakar pesawat dunia melonjak.

Langkah ini diambil Qantas untuk menekan beban biaya operasional yang makin tinggi. Di sisi lain, maskapai ini juga mengalihkan beberapa armada pesawatnya untuk melayani tingginya jumlah penumpang yang ingin terbang ke kawasan Eropa.

1. Harga minyak dunia naik akibat konflik Timur Tengah

Qantas Group menyatakan, keputusan mengurangi jadwal penerbangan ini diambil karena konflik di Timur Tengah membuat harga minyak dunia naik tajam. Kondisi ini membuat maskapai harus membayar biaya bahan bakar yang jauh lebih mahal dari perkiraan awal. Maskapai menyampaikan bahwa mereka terus mengambil langkah untuk menekan dampak keadaan tersebut.

"Kami terus berupaya mengurangi dampak konflik di Timur Tengah, termasuk tingginya harga bahan bakar, dan memenuhi banyaknya permintaan tiket ke Eropa," kata manajemen Qantas Group, dilansir 7NEWS.

Qantas juga telah menaikkan harga tiket dan mengatur ulang ketersediaan kursi pesawat. Langkah ini dilakukan karena kenaikan harga minyak dan masalah politik dunia memaksa maskapai memprioritaskan rute penerbangan yang paling menguntungkan, khususnya ke Eropa.

2. Qantas dan Jetstar kurangi jadwal terbang ke rute utama

Sebagai pelaksanaannya, Qantas memperpanjang pengurangan kursi untuk penerbangan dalam negeri sebesar 5 persen. Aturan yang awalnya hanya direncanakan untuk bulan Mei sampai Juni 2026 ini, sekarang diperpanjang hingga akhir September 2026.

Pengurangan ini paling terasa pada rute utama antar kota besar yang diterbangi oleh Qantas dan anak usahanya, Jetstar. Empat rute bahkan ditutup sementara, yaitu rute Melbourne–Hamilton Island dan Melbourne–Coffs Harbour untuk Qantas, serta rute Sydney–Busselton dan Darwin–Gold Coast untuk Jetstar.

Untuk penerbangan internasional, jumlah kursi dari Grup Qantas akan berkurang sebesar 2 persen pada awal tahun anggaran 2027. Pengurangan ini dilakukan bersamaan dengan penutupan sementara rute Sydney–Bengaluru dari Agustus sampai akhir Oktober 2026, serta pengurangan kursi di rute Australia-Selandia Baru oleh Qantas dan Jetstar. Juru bicara Qantas, Stephanie Maguire, menjelaskan pengurangan ini dilakukan secara merata di semua rute penerbangan.

"Sebagian besar pengurangan kursi ada di rute-rute utama antar kota besar, di mana kami memakai pesawat besar dan biasanya terbang lebih sering. Namun, pengurangan ini juga berlaku untuk rute daerah," kata Maguire, dilansir Sky News Australia.

3. Qantas tambah jadwal penerbangan ke Eropa

Walaupun mengurangi jadwal di banyak rute penerbangan, Qantas justru menambah layanannya ke Eropa. Tingginya jumlah penumpang yang ingin pergi ke wilayah tersebut membuat maskapai memindahkan lebih banyak pesawatnya ke sana. CEO Qantas, Vanessa Hudson, menyampaikan keputusan perusahaan dalam menghadapi situasi biaya operasional yang tinggi.

"Kami mengambil langkah pasti untuk mengatur jumlah kursi sebagai tanggapan atas harga bahan bakar pesawat yang jauh lebih mahal," kata Hudson, dilansir The Age.

Lewat penyesuaian ini, Qantas memperpanjang penerbangan tambahan Perth–Roma selama tiga bulan hingga akhir Oktober 2026. Maskapai juga memastikan rute Sydney–Paris lewat Singapura tetap terbang tiga kali seminggu mulai Agustus 2026. Penambahan ini secara keseluruhan akan menambah sekitar 2.000 kursi per minggu untuk penerbangan dari dan ke Eropa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More