Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.888 per Dolar AS usai Libur
Ilustrasi dolar AS (freepik.com/jcomp)
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp17.888 per dolar AS, turun 83 poin atau 0,47 persen dibanding penutupan akhir pekan lalu.
  • Analis memproyeksikan pelemahan rupiah berlanjut akibat penguatan dolar AS yang dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
  • Dolar AS juga menguat karena data manufaktur Amerika lebih baik dari ekspektasi, membuat rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.800–Rp17.900 per dolar AS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot dibuka makin lemah pada Selasa (2/6/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat berada pada level Rp17.888 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 83 poin atau 0,47 persen dibandingkan dengan penutupan akhir pekan lalu.

1. Rincian posisi mata uang di kawasan Asia

Hingga pukul 09.13 WIB, pergerakan mata uang di Asia, hanya sedikit yang alami pelemahan, rinciannya:

  • Pesso Filipina melemah 0,02 persen

  • Won Korea melemab 3,77 persen

  • Dolar Taiwan melemah 0,04 persen

  • Yen Jepang melemah 0,05 persen

2. Rupiah akan melanjutkan pelemahan hari ini

Analis mata uang, Lukman Leong memproyeksikan nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini.

Penguatan dolar AS dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah Iran dikabarkan menghentikan perundingan damai dengan AS dan berencana menutup Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia.

3. Rupiah diprediksi melemah ke Rp17.900 per dolar AS

Selain faktor geopolitik, dolar AS memperoleh tambahan tenaga dari rilis data sektor manufaktur AS yang lebih baik dari ekspektasi pasar. Kondisi tersebut meningkatkan optimisme terhadap perekonomian AS sekaligus mendorong permintaan terhadap aset-aset berbasis dolar.

"Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, rupiah diperkirakan bergerak melemah dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan hari ini," ungkapnya.

Editorial Team

Related Article