Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Apa Pemicunya?

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Apa Pemicunya?
Ilustrasi uang Rupiah. IDN Times/Bayu D. Wicaksono

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup menguat tipis 5 poin atau 0,04 persen pada penutupan perdagangan Selasa (19/1/2021) sore menjadi Rp14.065 per dolar AS. Sementara pada penutupan sehari sebelumnya, rupiah berada pada level Rp14.070 per dolar AS.

1. Faktor eksternal yang memengaruhi rupiah

Presiden AS Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Haris (Twitter.com/JoeBiden)
Presiden AS Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Haris (Twitter.com/JoeBiden)

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, menguatnya rupiah dipengaruhi sentimen stimulus Amerika Serikat. Di mana Presiden terpilih AS Joe Biden menguraikan proposal paket stimulus senilai 1,9 triliun dolar AS untuk memulai ekonomi yang dilanda virus selama minggu sebelumnya.

"Investor menunggu komentar dari calon Menteri Keuangan Janet Yellen, tentang langkah-langkah stimulus AS dan dolar selama sidang konfirmasi Senatnya di kemudian hari," kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Selasa (19/1/2021).

2. Faktor dari dalam negeri

IDN Times/Indiana Malia
IDN Times/Indiana Malia

Sementara dari dalam negeri, rupiah terdorong oleh sentimen konsumsi masyarakat di awal tahun 2021 yang kembali meningkat walaupun secara bersamaan Pemerintah memberlakukan PSBB Diperketat di Jawa –Bali dibulan Januari 2021.

"Membaiknya konsumsi masyarakat didukung oleh kehadiran Pemerintah yang terus menggelontorkan stimulus, dan kebijakan Bank Indonesia yang menurunkan suku bunga kredit, serta di bulan Desember 2020 perbankan sudah membuka kran kreditnya, membuat masyarakat dan pengusaha bisa kembali mendapatkan kredit dari perbankan dan ini bisa menjadi tanda-tanda perekonomian akan kembali menggeliat,"  Ibrahim memaparkan.

3. Pergerakan rupiah hari ini

jpninfo.com
jpninfo.com

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah hari ini bergerak pada level Rp14.065 hingga Rp14.094 per dolar AS.

Rupiah juga terpantau melemah terhadap mata uang lain seperti dolar Australia, yuan China, euro, yen Jepang, won Korea, dan lainnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Umi Kalsum
EditorUmi Kalsum
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Ide Bisnis dari Skill Menyanyi Tanpa Harus Manggung

04 Apr 2026, 02:02 WIBBusiness