Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Samator Indo Gas Raup Penjualan Rp3,01 T pada 2025, Tumbuh 3,5 Persen

Samator Indo Gas Raup Penjualan Rp3,01 T pada 2025, Tumbuh 3,5 Persen
PT Samator Indo Gas meresmikan pabrik baru ke-56 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah, Senin (30/9/2024). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Intinya Sih
  • PT Samator Indo Gas mencatat penjualan Rp3,01 triliun pada 2025, tumbuh 3,5 persen berkat permintaan stabil dari sektor kesehatan, infrastruktur, manufaktur, dan consumer goods.
  • Laba kotor naik ke 45,9 persen dan EBITDA tumbuh 2,9 persen, menandakan efisiensi biaya produksi serta arus kas operasional yang sehat dan berkelanjutan.
  • Perseroan tetap solid menghadapi tantangan eksternal dengan fokus pada ekspansi strategis domestik-internasional, inovasi layanan bernilai tambah, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 3,5 persen menjadi Rp3,01 triliun sepanjang 2025 dibandingkan tahun lalu.

Capaian itu didorong oleh permintaan yang stabil dari berbagai sektor strategis seperti sektor kesehatan, infrastruktur, manufaktur dan consumer goods serta jaringan distribusi yang luas di seluruh Indonesia.

"Dengan infrastruktur yang terintegrasi dan basis pelanggan yang terdiversifikasi, Perseroan terus memperkuat perannya sebagai mitra utama bagi industri nasional," kata Direktur Utama Samator Indo Gas, Rachmat Harsono dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Jumat (3/4/2026).

Table of Content

1. Laba kotor dan EBITDA alami pertumbuhan

1. Laba kotor dan EBITDA alami pertumbuhan

Samator Indo Gas Raup Penjualan Rp3,01 T pada 2025, Tumbuh 3,5 Persen
ilustrasi PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) (samatorgas.com)

Seiring dengan pertumbuhan penjualan, Rachmat menjelaskan bahwa rasio laba kotor meningkat menjadi 45,9 persen mencerminkan pertumbuhan volume penjualan yang solid serta keberhasilan Perseroan dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi.

Kinerja operasional yang semakin berkualitas juga tercermin dari pertumbuhan EBITDA sebesar 2,9 persen, yang menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan arus kas operasional yang sehat dan berkelanjutan.

"Sebagai pemain gas industri terbesar di Indonesia, kami terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan efisiensi, serta pengembangan infrastruktur untuk mendukung kebutuhan industri nasional yang terus berkembang," ujar Rachmat.

2. Optimisme AGII

Samator Indo Gas Raup Penjualan Rp3,01 T pada 2025, Tumbuh 3,5 Persen
Ilustrasi plant PT Samator Indo Gas Tbk. (Dok. Samator Gas)

Rachmat pun optimistis perseroan bisa menjalankan bisnis dengan baik tahun ini lewat dukungan pengalaman panjang di industri, jaringan fasilitas produksi, dan distribusi yang luas, serta kapabilitas operasional yang teruji.

"Perseroan berada pada posisi yang kuat untuk menangkap peluang pertumbuhan di berbagai sektor strategis, termasuk industri, kesehatan, dan energi, yang terus menunjukkan prospek positif ke depan," kata dia.

3. Tantangan dalam bisnis

Samator Indo Gas Raup Penjualan Rp3,01 T pada 2025, Tumbuh 3,5 Persen
PT Samator Indo Gas meresmikan pabrik baru ke-56 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah, Senin (30/9/2024). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Kemudian di tengah dinamika eksternal dan berbagai faktor non-operasional selama periode berjalan, Rachmat menegaskanPerseroan tetap mampu menjaga kinerja secara keseluruhan dengan solid.

Hal itu tercermin dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kualitas pendapatan, menjaga profitabilitas, serta meningkatkan efisiensi operasional secara konsisten.

"Ke depan, PT Samator Indo Gas Tbk optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan yang telah terbangun, dengan berfokus pada ekspansi strategis di pasar domestik maupun internasional, pengembangan inovasi layanan yang bernilai tambah, serta komitmen dalam menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," tutur Rachmat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More