Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rupiah Makin Loyo ke Rp18.135, BI: Volatilitas Biasa

1 min read
Rupiah Makin Loyo ke Rp18.135, BI: Volatilitas Biasa
Destry Damayanti resmi menjadi Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesi (PGS BI). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Rupiah ditutup melemah 55 poin ke Rp18.135 per dolar AS, setelah pergerakannya terus melemah dari pembukaan hingga penutupan perdagangan.
  • Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan bank sentral tetap berada di pasar untuk memantau nilai tukar rupiah yang dipengaruhi dinamika permintaan dan penawaran.
  • BI belum mengubah strategi intervensi karena menilai gejolak saat ini sebagai volatilitas biasa, sambil menelusuri penyebab utama pelemahan rupiah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menegaskan bank sentral tetap berada di pasar untuk memantau pergerakan nilai tukar rupiah di tengah volatilitas yang terjadi.

Terlebih, pergerakan rupiah sejak pembukaan perdagangan hingga penutupan makin melemah. Bila mengacu data Bloomberg, rupiah ditutup melemah pada level Rp18.135 per dolar AS atau melemah 55 poin dibandingkan penutupan kemarin.

Destry mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran (supply and demand). Karena itu, BI terus memantau pergerakan nilai tukar sekaligus mencermati faktor-faktor yang memengaruhinya.

"Kita tetap ada di pasar. Ini tergantung supply and demand. Hari ini mungkin lagi... Ya, pokoknya tetap kita monitor, kita memantau pergerakannya," ujar Destry dalam acara Danantara TIIF 2026, Senin (26/10/2026).

Terkait kemungkinan perubahan strategi intervensi untuk meredam gejolak rupiah, Destry menegaskan belum ada perubahan strategi yang disampaikan. Menurutnya, volatilitas yang terjadi masih dalam dinamika pergerakan pasar yang terus dipantau BI.

"Enggak, enggak, enggak. Ini volatilitas biasa, tapi kita akan terus monitor. Kita lihat root cause-nya juga," katanya.

Meski demikian, Destry belum mengungkapkan faktor utama yang memengaruhi pergerakan rupiah pada hari ini dan akan mengecek perkembangan lebih lanjut.

"Saya nanti cek ya. Aku dari tadi enggak di kantor soalnya," ujarnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

    Related Articles

    See More