Jakarta, IDN Times - Harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, mengumumkan langkah tegas baru terhadap Iran pada Senin (24/8/2026). Langkah pembatasan bertajuk Operation Economic Outcast tersebut menargetkan puluhan entitas serta lima sektor strategis guna mempersempit arus keuangan Teheran. Penurunan harga ini mengakhiri tren kenaikan minyak mentah global yang telah berlangsung selama enam hari berturut-turut.
Pelaku pasar menyambut kebijakan tersebut dengan harapan dapat mendorong deeskalasi konflik militer yang melibatkan kedua negara di kawasan Teluk Persia. Penurunan ini mencatatkan rekor penurunan harian terbesar dalam tiga pekan terakhir di bursa komoditas internasional. Sebagian investor menilai sanksi finansial yang lebih berat berpotensi memaksa Teheran mengurangi ketegangan regional.
