Demo di DPR Hari Ini, IHSG Berpotensi Rontok?

- Demonstrasi oleh AMPB dan mahasiswa digelar di DPR RI pada 27 Agustus 2026, membawa aspirasi terkait hukum, tata kelola pemerintahan, dan kesejahteraan masyarakat.
- Sehari sebelum aksi, IHSG ditutup melemah 1,48 persen ke 6.405,69; analis memproyeksikan perdagangan hari ini fluktuatif karena investor cenderung wait and see.
- Analis menilai pergerakan IHSG juga dipengaruhi faktor teknikal, global, arus dana asing, dan profit taking; investor diimbau mencermati kondisi tanpa terburu-buru menjual saham.
Jakarta, IDN Times - Gelombang aksi demonstrasi akan kembali digelar hari ini, Kamis (27/8/2026) di Gedung DPR RI, Jakarta.
Elemen masyarakat yang akan berdemonstrasi di antaranya Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan mahasiswa dari beberapa kampus. Mereka akan menyiapkan aspirasinya kepada pemerintah dan DPR RI terkait persoalan hukum, tata kelola pemerintahan, hingga kesejahteraan masyarakat.
Pada H-1 demo kemarin, Rabu (26/8/2026), Indeks Harga Saham Gabungan melemah. IHSG sempat dibuka menguat 5,47 poin atau 0,08 persen ke level 6.507,14. Namun, tak lama setelah pembukaan, IHSG merosot dan meninggalkan level 6.500-an.
Kemudian, pada penutupan perdagangan, IHSG melemah 95,98 poin atau 1,48 persen ke 6.405,69.
Bagaimana dengan pergerakan IHSG hari ini?
1. Investor bakal berhati-hati

Pengunjung berjalan didekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S) Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, demo yang akan digelar hari ini berpotensi membuat investor menunggu untuk mengambil langkah alias wait and see.
“Rencana aksi di sekitar Gedung DPR/MPR memang sedang menjadi perhatian pelaku pasar, sehingga sebagian investor bisa memilih bersikap wait and see hingga situasi politik dan keamanan lebih jelas,” kata Aji kepada IDN Times.
Hal serupa juga dikatakan oleh Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama. Menurutnya, IHSG akan fluktuatif karena investor berhati-hati.
“Untuk perdagangan besok, IHSG diperkirakan bergerak lebih fluktuatif karena investor cenderung berhati-hati menjelang demonstrasi di DPR. Sentimen ini dapat meningkatkan volatility, terutama pada awal perdagangan,” tutur Elandry saat dihubungi IDN Times.
2. Ada faktor lain yang mempengaruhi pergerakan IHSG

Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko) Meski begitu, menurut Aji, pergerakan IHSG hari ini tak hanya dipengaruhi faktor tunggal yaitu demo, tapi juga faktor lainnya.
“Saya melihat tidak tepat jika seluruh pelemahan IHSG lebih dari 1 persen hanya dikaitkan dengan demo. Pasar saham biasanya juga dipengaruhi faktor teknikal, rotasi sektor, aksi ambil untung (profit taking), arus dana asing, serta sentimen makro dan global,” tutur Aji.
Adapun menurut Elandry, jika demonstrasi berjalan kondusif, maka pelemahan IHSG diprediksi hanya sementara.
“Selama aksi berlangsung kondusif dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi maupun keamanan, tekanan terhadap IHSG kemungkinan hanya sementara dan belum mengubah outlook pasar secara fundamental,” kata Elandry.
3. Investor diimbau tak panic selling

Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko) Menyikapi situasi ini, Elandry mengimbau investor pasar modal tidak panik dan terburu-buru menjual sahamnya.
“Foreign flow, rupiah, dan pergerakan saham big caps perlu dicermati untuk melihat perubahan risk appetite. Jika terjadi koreksi tetapi situasi tetap terkendali, pelemahan dapat dimanfaatkan untuk buy on weakness secara bertahap pada saham berfundamental kuat,” tutur Elandry.
Sementara itu, Aji meyakini, apabila IHSG melemah hari ini, maka sifatnya sementara, dan tak ada perubahan fundamental.
“Selama aksi berlangsung tertib dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang signifikan, dampaknya terhadap IHSG kemungkinan lebih bersifat temporer dan berbasis sentimen, bukan perubahan fundamental,” kata Aji.

















