Jakarta, IDN Times - Pemerintah meyakini kenaikan harga Pertamax lebih dari 30 persen tak akan berdampak signifikan pada tingkat inflasi. Selain itu, pemerintah menyatakan Pertamax tidak digunakan oleh industri dan juga transportasi umum, sehingga dampaknya minim bagi masyarakat. Apalagi pada masyarakat kelas bawah yang disebut tak mengonsumsi Pertamax.
Meski begitu, menurut sejumlah pakar ekonomi, kenaikan harga Pertamax tetap memberikan dampak besar, baik bagi masyarakat kelas menengah, maupun masyarakat kelas bawah. Economic Researcher CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet mengatakan ada banyak dampak tidak langsung yang pada akhirnya dirasakan masyarakat.
“Kenaikan harga Pertamax ini bisa jadi itu juga akan mempengaruhi kenaikan pada harga komponen yang lain. Karena beberapa pengguna dari usaha logistik dan juga bisnis pengantaran itu biasanya menggunakan Pertamax sebagai bahan bakar dalam transportasinya. Jadi tetap memang kenaikan dari harga Pertamax ini bisa mempengaruhi inflasi secara keseluruhan,” kata Yusuf saat dihubungi IDN Times, Selasa (16/6/2026).
