Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi memasukkan kode untuk mengatur bunyi alarm meteran listrik (dok. PLN)
  • PLN menegaskan tarif listrik periode Oktober-Desember 2026 tetap, meski masyarakat mengeluhkan tagihan rumah tangga yang meningkat.

  • Perubahan pola konsumsi, cuaca, kenaikan suhu, dan aktivitas di rumah dapat memengaruhi penggunaan listrik pelanggan.

  • Riwayat pemakaian dapat dipantau melalui PLN Mobile, sementara instalasi dan perangkat listrik perlu diperiksa secara berkala.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Oktober-Desember 2026

PLN menegaskan tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya.

Selasa (3/11/2026)

Gregorius Adi Trianto menyampaikan penegasan tersebut dalam keterangan tertulis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PLN menegaskan tarif listrik pada periode Oktober-Desember 2026 tidak mengalami kenaikan, meski ada keluhan tagihan rumah tangga yang meningkat.
  • Who?
    PT PLN (Persero) dan Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto.
  • Where?
    Keluhan masyarakat ramai disampaikan di media sosial, sedangkan pemantauan pemakaian dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.
  • When?
    Periode Oktober-Desember 2026; penegasan disampaikan dalam keterangan tertulis pada Selasa (3/11/2026).
  • Why?
    Keluhan muncul karena tagihan listrik rumah tangga melonjak dibandingkan bulan sebelumnya, bukan karena perubahan tarif menurut penegasan PLN.
  • How?
    PLN menjelaskan tagihan dapat dipengaruhi pola konsumsi, cuaca, suhu, dan aktivitas di rumah. Pelanggan dapat memantau pemakaian lewat PLN Mobile.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

PLN bilang harga listrik dari Oktober sampai Desember 2026 tidak naik. Namun, tagihan rumah bisa lebih besar kalau pemakaian listrik bertambah karena cuaca, suhu, atau banyak kegiatan di rumah. Orang bisa melihat pemakaian lewat PLN Mobile. PLN juga mengingatkan agar alat dan instalasi listrik diperiksa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keterangan PLN memberi kejelasan bahwa tarif listrik tetap mengikuti ketetapan pemerintah. Pelanggan juga memiliki akses untuk memantau riwayat token atau konsumsi melalui PLN Mobile, sehingga penggunaan energi di rumah dapat diketahui dan diatur berdasarkan data pemakaian yang tersedia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT PLN (Persero) menegaskan tarif listrik tidak mengalami kenaikan pada periode Oktober-Desember 2026. Penegasan itu disampaikan menyusul ramainya keluhan masyarakat di media sosial mengenai tagihan listrik rumah tangga yang melonjak dibandingkan bulan sebelumnya.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan, tarif listrik tetap mengikuti ketetapan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Untuk periode Oktober-Desember 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).

1. Tagihan listrik bisa naik karena perubahan pola pemakaian

ilustrasi memasukkan kode untuk mengatur bunyi alarm meteran listrik (dok. PLN)

Gregorius menjelaskan, tagihan listrik yang lebih tinggi dari biasanya bisa terjadi karena perubahan pola konsumsi pelanggan. Sejumlah faktor dapat memengaruhi pemakaian listrik, mulai dari kondisi cuaca, kenaikan suhu, hingga meningkatnya aktivitas anggota keluarga di rumah.

"Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kondisi cuaca, kenaikan suhu ataupun meningkatnya aktivitas di rumah yang menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pelanggan sehari-hari," ujar dia.

2. Pelanggan bisa cek riwayat pemakaian listrik lewat PLN Mobile

Ilustrasi PLN Mobile. (Dok. PLN UID Lampung).

Pelanggan dapat memeriksa pola penggunaan listrik untuk mengetahui sekaligus mengatur konsumsi energi di rumah. Bagi pelanggan prabayar, riwayat pembelian token bisa dipantau melalui aplikasi PLN Mobile dengan cara berikut:

  • Buka aplikasi PLN Mobile.

  • Pilih menu Token dan Pembayaran pada halaman utama.

  • Klik Tambah ID Pelanggan jika belum terdaftar.

  • Masukkan ID Pelanggan.

  • Pilih Riwayat Pembelian Token.

Sementara itu, pelanggan pascabayar bisa memeriksa konsumsi listrik secara mandiri melalui fitur SwaCam di aplikasi yang sama. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi PLN Mobile.

  • Pilih menu Catat Meter pada halaman utama.

  • Klik tombol Mulai SwaCam.

  • Foto angka stand meter pada kWh meter hingga terlihat jelas.

  • Pilih atau masukkan ID Pelanggan.

  • Periksa kembali angka stand meter, lalu klik Kirim untuk melihat estimasi tagihan.

3. PLN ingatkan pelanggan memeriksa instalasi listrik di rumah

ilustrasi mengecek charger yang masih menempel di stop kontak (pixabay.com/markusspiske)

PLN juga mengingatkan pelanggan untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak. Salah satunya dengan memeriksa instalasi serta peralatan listrik di rumah secara berkala.

Selain itu, pelanggan disarankan mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan agar konsumsi energi tetap terkendali.

Curated For You

Editorial Team

Related Article