Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daftar Pelabuhan yang Pejabat Bea Cukainya Bakal Dirombak Purbaya

IMG-20260109-WA0025.jpg
Tempat dermaga curah yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang saat siang hari. (IDN Times/Dok Humas Pelindo Pelabuhan Tanjung Emas)
Intinya sih...
  • Perombakan bagian dari komitmen memperbaiki kinerja DJBC
    Purbaya mengatakan, perombakan ini merupakan bagian dari komitmennya untuk memperbaiki kinerja DJBC yang selama ini dinilai masih perlu pembenahan.
  • Langkah keseriusan pemerintah perbaiki sistem penerimaan
    Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki sistem penerimaan negara, khususnya di sektor pajak dan bea cukai.
  • Langkah serius perbaiki Bea Cukai dan Pajak
    Perombakan ini merupakan sinyal pemerintah tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas jika kinerja DJP dan DJBC masih tidak memenuhi harapan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan merombak pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di lima pelabuhan utama. Langkah ini dilakukan untuk memperbaiki kinerja dan memperkuat pengawasan di sektor logistik, dengan fokus pada peningkatan efisiensi proses impor dan ekspor.

"(Perombakan) di pelabuhan-pelabuhan besar seperti Tanjung Priok, Tanjung Mas, Tanjung Perak, Batam, dan Sumatera," ujar Purbaya dalam konferensi pers Rapat Berkala KSSK 2026 di Kementerian Keuangan, Selasa (27/1/2026).

1. Perombakan bagian dari komitmen memperbaiki kinerja DJBC

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Purbaya mengatakan, perombakan ini merupakan bagian dari komitmennya untuk memperbaiki kinerja DJBC yang selama ini dinilai masih perlu pembenahan. Ia mengungkapkan, beberapa pejabat akan dinonaktifkan sementara sebagian lainnya akan tetap menjalankan tugasnya, tergantung hasil evaluasi internal.

Meski demikian, ia tak menampik ada kemungkinan pejabat pengganti akan diambil dari lingkungan Kemenkeu khususnya mereka yang dinilai masih memiliki kinerja dan kapasitas kerja yang lebih baik.

"(Bisa saja) dari pajak yang kita anggap masih bisa bekerja lebih baik," lanjutnya.

2. Langkah keseriusan pemerintah perbaiki sistem penerimaan

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan)

Sebelumnya, Purbaya menegaskan langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki sistem penerimaan negara, khususnya di sektor pajak dan bea cukai.

“Ini serius. Kalau perlu, besok bisa diobrak-abrik. Kita ingin memastikan tidak ada lagi kebocoran di sektor pajak dan bea cukai,” ujarnya.

3. Langkah serius perbaiki Bea Cukai dan Pajak

WhatsApp Image 2025-10-14 at 12.25.36 (1).jpeg
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu Graha Segara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. (IDN Times/Triyan P)

Menkeu juga menambahkan perombakan ini merupakan sinyal pemerintah tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas jika kinerja DJP dan DJBC masih tidak memenuhi harapan. Langkah ini diambil Purbaya untuk menekan kebocoran penerimaan negara. Ia mengungkapkan, rencana perombakan besar-besaran sudah ada sejak tahun lalu, namun baru bisa dilaksanakan setelah bergabung dalam pemerintahan pada September 2025. Selain itu, perombakan yang dilakukan menjelang akhir tahun berisiko mengganggu kinerja kementerian, terutama di tengah fase krusial untuk menggenjot penerimaan pajak.

"Saya sedang memperbaiki Bea Cukai dan Pajak. Ini serius, besok salah satunya akan dirombak. Langkah ini seharusnya bisa memperbaiki cara kerja Pajak dan Bea Cukai, dan menghindarkan kebocoran yang selama ini terjadi," katanya saat ditemui di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Purbaya menuturkan, dalam penataan pejabat, beberapa dianggap layak dipromosikan, sementara yang lain akan dipindahkan melalui skema tukar guling. Ia menambahkan, tidak akan ada pegawai dari luar kedua instansi tersebut yang dipilih karena ia membutuhkan kecepatan dalam bertindak serta pengetahuan yang memadai mengenai kedua instansi tersebut.

Oleh karena itu, rotasi jabatan menjadi pilihan untuk mengefisiensi waktu sekaligus memastikan konsistensi kinerja kedua instansi. Purbaya juga mengungkapkan, lima pejabat di jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang bertugas di lima pelabuhan besar akan dirumahkan.

"Yang jelas, beberapa pejabat tersebut akan saya rumahkan. Ini sebagai pesan kita serius tahun ini. Jadi, pejabat di lima pelabuhan besar tersebut akan diganti semua," tuturnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

4 Tips Membeli Emas Batangan dari Pelelangan Pegadaian

28 Jan 2026, 05:05 WIBBusiness