Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tinggalkan Model Lama, China Siapkan Ekonomi Generasi Baru

Tinggalkan Model Lama, China Siapkan Ekonomi Generasi Baru
WEF ke-17 Dalian berlangsung 23-26 Juni 2026. (IDN Times/William Utomo)
Intinya Sih
  • China menyiapkan Rencana Lima Tahun ke-15 untuk periode 2026–2030 sebagai panduan pembangunan ekonomi baru yang menekankan inovasi, reformasi, dan keterbukaan di tengah tantangan global.
  • Model pertumbuhan China beralih dari ketergantungan pada investasi dan ekspor menuju penguatan konsumsi domestik, penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta peningkatan pendapatan masyarakat.
  • Energi hijau menjadi fokus utama dengan dorongan pada teknologi penyimpanan energi dan ekspansi global perusahaan China melalui kemitraan lokal serta kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - China mulai mematangkan arah pembangunan ekonominya untuk periode 2026–2030 melalui Rencana Lima Tahun (Five-Year Plan/FYP) ke-15. Dokumen yang akan menjadi panduan pembangunan nasional tersebut diproyeksikan menjadi fondasi bagi fase baru pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu di tengah perubahan teknologi, tantangan demografi, dan dinamika geopolitik global.

Pembahasan mengenai Rencana Lima Tahun ke-15 menjadi salah satu topik utama dalam sesi 15th Five-Year Plan, Unpacked pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting of the New Champions 2026 di Dalian, China. Para pembicara menilai rencana tersebut tidak hanya menjadi kerangka kebijakan ekonomi, tetapi juga sinyal penting bagi pelaku usaha, investor, dan mitra internasional mengenai arah kebijakan China dalam lima tahun mendatang.

Berbagai prioritas pembangunan mulai dari inovasi teknologi, peningkatan konsumsi domestik, modernisasi industri, energi hijau, hingga keterbukaan ekonomi menjadi fokus utama dalam perencanaan tersebut.

1. Inovasi dan reformasi jadi mesin pertumbuhan

Tinggalkan Model Lama, China Siapkan Ekonomi Generasi Baru
WEF ke-17 Dalian berlangsung 23-26 Juni 2026. (IDN Times/William Utomo)

Presiden China Society of Economic Reform, Guo Lanfeng mengatakan, pembangunan ekonomi tetap menjadi fokus utama pemerintah China dalam beberapa tahun ke depan. Menurut dia, pertumbuhan berkualitas tinggi akan ditopang oleh reformasi dan inovasi sebagai penggerak utama pembangunan.

Guo mengidentifikasi tiga tantangan besar yang harus dihadapi China, yakni memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi, merespons perubahan demografi, serta beradaptasi dengan lingkungan internasional yang semakin kompleks. Ia menilai China memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi modal menghadapi tantangan tersebut.

“China memiliki pasar yang besar, sistem industri yang lengkap, kapasitas inovasi yang kuat, serta komitmen terhadap reformasi dan keterbukaan,” kata Guo, dikutip dari laman WEF 2026, Kamis (25/6/2026).

Sementara itu, Direktur European Institute Columbia University, Adam Tooze menilai, perhatian dunia terhadap Rencana Lima Tahun ke-15 menunjukkan besarnya pengaruh China terhadap perekonomian global.

“Di tahun 2026 kita membahas Rencana Lima Tahun ke-15 Republik Rakyat China, dan itu bukanlah bagaimana banyak dari kita membayangkan abad ke-21 akan berkembang,” ujar Tooze.

Ia mengatakan, rencana lima tahunan China telah berkembang menjadi instrumen tata kelola yang dinamis dan bukan sekadar dokumen perencanaan ekonomi biasa.

2. Konsumsi domestik jadi kunci model pertumbuhan baru

WEF ke-17 Dalian
WEF ke-17 Dalian melibatkan robot dalam aktivitasnya. (IDN Times/William Utomo)

Guru Besar Ekonomi Politik Johns Hopkins University, Yuen Yuen Ang mengatakan, Rencana Lima Tahun ke-14 dan ke-15 merupakan bagian dari transisi model pembangunan China. Menurut dia, China berupaya meninggalkan pola pertumbuhan lama yang bertumpu pada investasi, ekspor, dan sektor konstruksi menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas.

Dalam fase baru ini, pemerintah berupaya memperkuat inovasi dasar atau “0 to 1 innovation” sekaligus memastikan hasil inovasi tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong komersialisasi, dan meningkatkan konsumsi masyarakat. Konsumsi domestik menjadi salah satu perhatian utama dalam penyusunan Rencana Lima Tahun ke-15.

Guo mengatakan peningkatan konsumsi rumah tangga memerlukan penciptaan lapangan kerja berkualitas, perlindungan sosial yang lebih kuat, peningkatan pendapatan masyarakat, serta lingkungan konsumsi yang lebih baik.

“Jika kita benar-benar ingin mendorong konsumsi rumah tangga, pertama-tama kita harus memastikan masyarakat memiliki uang untuk dibelanjakan,” katanya.

Ang menambahkan, penguatan permintaan domestik juga penting untuk menyerap kapasitas industri manufaktur maju China sekaligus menciptakan model pertumbuhan yang lebih seimbang.

3. Energi hijau dan ekspansi global perusahaan China

WEF ke-17 Dalian
WEF ke-17 Dalian berlangsung 23-26 Juni 2026. (IDN Times/William Utomo)

Selain inovasi dan konsumsi, energi hijau diperkirakan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian besar dalam Rencana Lima Tahun ke-15. Ketua HiTHIUM, Wu Zuyu mengatakan, industri penyimpanan energi baru saat ini memasuki fase pertumbuhan yang semakin cepat.

Menurut dia, perkembangan sektor tersebut tidak lagi hanya didorong oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga mulai digerakkan oleh kebutuhan pasar. Wu menilai penurunan biaya teknologi energi surya, angin, dan penyimpanan energi akan membuat energi hijau semakin kompetitif dalam lima tahun ke depan. Perkembangan tersebut dinilai dapat mendukung ketahanan energi sekaligus mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Dalam diskusi itu, para pembicara juga membahas strategi ekspansi global perusahaan-perusahaan China. Wu mengatakan, perusahaan China yang ingin memperluas bisnis ke luar negeri perlu membangun operasi yang lebih lokal, memperkuat kemitraan, serta berkontribusi terhadap pembangunan negara tujuan investasi.

“Kerja sama adalah kuncinya,” ujar Wu.

Sementara itu, Guo menegaskan, kebijakan keterbukaan China akan terus beradaptasi dengan perubahan global, termasuk melalui peningkatan arus investasi, teknologi, dan aktivitas bisnis lintas negara.

Pembahasan mengenai Rencana Lima Tahun ke-15 tersebut sejalan dengan tema WEF Annual Meeting of the New Champions 2026, yakni Innovating at Scale, yang menyoroti bagaimana inovasi dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan ekonomi, transformasi industri, dan peluang kerja sama baru di tingkat global.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More