Jakarta, IDN Times - Total utang kotor nasional Amerika Serikat resmi menembus angka fantastis 40 triliun dolar AS atau setara Rp710 kuadriliun (kurs Rp.17.774) untuk pertama kalinya dalam sejarah. Departemen Keuangan AS mengonfirmasi melalui rilis data resminya pada Rabu (19/8/2026) bahwa saldo utang federal telah mencatatkan angka 40,047 triliun dolar AS atau setara Rp711,79 kuadriliun pada Selasa (18/8/2026). Pencapaian batas angka kritis ini menandai eskalasi krisis fiskal yang mengkhawatirkan di tengah melambatnya penerimaan kas negara.
Lonjakan beban utang tersebut terakselerasi pesat setelah membengkak hingga dua kali lipat dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Pembengkakan terjadi akibat pengeluaran belanja pemerintah federal yang terus melampaui total pendapatan pajak negara secara konsisten. Fenomena ini dipicu oleh akumulasi belanja darurat pemulihan pandemi COVID-19, pengembalian dana tarif impor akibat pembatalan oleh pengadilan, serta lonjakan biaya pembayaran bunga utang yang kian membebani kas pemerintah.
