Comscore Tracker

Rayakan Hubungan 70 Tahun, Swiss Janji Bantu Ekonomi Indonesia

Swiss merupakan pemberi FDI terbesar ke-5 pada Q1 2021

Jakarta, IDN Times - Swiss berkomitmen membantu Indonesia untuk mengoptimalkan potensi ekonominya. Pernyataan itu disampaikan oleh jajaran Kedutaan Besar Swiss di Indonesia melalui webinar bertajuk Switzerland & Indonesia: 70 years and counting yang diselenggarakan pada Kamis (15/7/2021).

Hubungan kedua negara bermula pada 2 November 1951, ketika Indonesia mengakreditasi Duta Besar Swiss. Pemerintah Swiss kemudian mengakreditas Duta Besar Indonesia pada 1952. Sejak saat itu, Swiss telah berkontribusi dalam banyak pembangunan kemanusiaan dan infrastruktur Indonesia.

“Kerja sama dalam berbagai bidang ini membuktikan Swiss mendukung Indonesia untuk mewujudkan potensi ekonominya,” kata Philipp Orga, Kepala Kerja Sama Ekonomi Swiss di Kedutaan Besar Swiss di Indonesia.

Baca Juga: Positif! Hubungan Dagang RI-Swiss akan Meningkat dengan IE-CEPA

1. Swiss tercatat sebagai pemberi FDI terbesar kelima pada Q1 2021

Rayakan Hubungan 70 Tahun, Swiss Janji Bantu Ekonomi Indonesia(Dok.IDN Times/Istimewa)

Pada bidang ekonomi, sepanjang kuartal 1 2021 Swiss tercatat sebagai pemberi bantuan asing langsung (foreign direct investment) terbesar kelima di Indonesia dengan nilai 500 juta dolar AS (Rp7,2 miliar). Pencapaian itu merupakan kontribusi lebih dari 150 perusahaan Swiss di Indonesia serta kehadiran Swiss Business Hub Indonesia.

“Terima kasih juga kepada Nestle yang sangat masif investasinya kepada empat program pembangunan pemerintah, yang menjadikan kita berada pada peringkat kelima. Dan kita masih memiliki puluhan proyek pada 2021,” tambah Wakil Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Philippe Strub.

Kerja sama kedua negara semakin kuat melalui kerangka Indonesia-EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang ditandatangani pada 16 Desember 2018. Menurut Strub, penandatanganan CEPA menandakan kedua negara memiliki hubungan yang dekat serta kepercayaan dan keyakinan terhadap nilai yang sama.

“Tahun 2021 CEPA disetujui melalui mekanisme yang sangat demokratis, yaitu pemilihan di Swiss dan disetujui oleh parlemen Indonesia,” sambung Strub.

2. Kerja sama pada bidang sosial-politik

Rayakan Hubungan 70 Tahun, Swiss Janji Bantu Ekonomi Indonesia(Dok. IDN Times/Istimewa)

Kemudian, pada aspek sosial-politik, Swiss aktif memberi bantuan kepada Indonesia dalam berbagai momentum, termasuk bantuan kemanusiaan ketika tsunami Aceh 2004 serta gempa Lombok dan Palu pada 2018. Indonesia-Swiss juga menandatangani MoU tentang manajemen penanganan bencana pada 2020.

Di samping itu, keduanya juga aktif mempromosikan perdamaian dan nilai-nilai hak asasi manusia (HAM).

Pada bidang pendidikan dan penelitian, 78 kesepakatan kerja sama telah terjalin antara perguruan tinggi di kedua negara. Swiss juga menyediakan beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk program doktoral, program postdoc, dan research fellowship. 

“Saat ini Swiss sudah memiliki 10 politeknik di Indonesia,” tambah Orga.

Baca Juga: Dubes RI di Swiss: Indonesia Sukses Ekspor Emas ke Negeri Kaya Itu

3. Kedutaan Swiss terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia

Rayakan Hubungan 70 Tahun, Swiss Janji Bantu Ekonomi Indonesia(Ilustrasi bendera Swiss) authentis.swiss/why-switzerland/

Daya tarik lain Swiss adalah pariwisatanya. Pada 2020 Swiss terpilih sebagai negara paling aman untuk liburan versi Insurly.

Sebelum pandemik, pada 2019 tepatnya, jumlah wisawatan asal Indonesia yang berlibur ke Swiss mencapai 100 ribu orang. Orang-orang Indonesia menyukai berlibur ke Swiss karena panorama alam, keramahan penduduk, dan fasilitas yang ramah untuk berlibur.

Terakhir, disampaikan pula bahwa Kedutaan Besar Swiss terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Pintu kami selalu terbuka bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengenal Swiss lebih jauh, walau sekarang mungkin kita lewat layar terlebih dahulu,” tutup Duta Besar Swiss untuk Indonesia Kurt Kunz.

Baca Juga: Menlu Retno Berharap Swiss Segera Sahkan Perjanjian Hukum Timbal Balik

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya