Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ada Gedung Kopdes Jadi Lapangan Badminton, Ini Kata Menkop

Ada Gedung Kopdes Jadi Lapangan Badminton, Ini Kata Menkop
Ilustrasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
  • Ferry Juliantono menilai gedung Kopdes yang dipakai untuk badminton tidak masalah jika hanya sementara.
  • Pemerintah menyiapkan aturan operasional dan manajer agar Kopdes segera berjalan.
  • Pembangunan 35 ribu Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026, sementara lokasi yang tidak sesuai akan ditertibkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setuju gedung Kopdes dipakai badminton sementara?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono merespons penggunaan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau kopdes sebagai lapangan badminton yang viral di media sosial (medsos).

Ferry menilai penggunaan gedung tersebut untuk kegiatan olahraga tidak menjadi masalah selama hanya bersifat sementara. Sebab, gedung kopdes akan segera digunakan untuk kegiatan operasional koperasi.

"Nggak apa-apa, sebentar kan. Nanti kan udah sebentar lagi operasional," kata dia kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8/2026).

  1. 1. Aturan operasional kopdes sudah disiapkan

    ilustrasi koperasi desa merah putih (IDN Times/Hendra Lianor)
    ilustrasi koperasi desa merah putih (IDN Times/Hendra Lianor)

    Ferry mengatakan pemerintah tengah menyiapkan aturan mengenai operasional kopdes. Persiapan tersebut dilakukan bersamaan dengan penyiapan manajer yang akan mengelola kopdes.

    Setelah aturan dan manajer siap, operasional Kopdes akan segera berjalan. Karena itu, penggunaan gedung untuk kegiatan lain seperti badminton hanya berlangsung sementara.

    "Sebentar lagi kan udah ada peraturan presiden tentang operasionalnya, bersamaan dengan manajer kopdesnya juga sudah mulai dipersiapkan. Dan udah, langsung jalan," tuturnya.

  2. 2. 35 ribu kopdes ditargetkan selesai Agustus

    IMG_20250923_122120.jpg
    Ilustrasi Koperasi Merah Putih di Sulawesi Selatan. (IDN Times/Asrhawi Muin)

    Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pembangunan 35 ribu Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.

    Dengan begitu, koperasi tersebut diharapkan mulai beroperasi pada September 2026. Pemerintah masih menyelesaikan pembangunan Kopdes yang belum rampung. Kopdes Merah Putih nantinya diharapkan menjadi infrastruktur pemerintah sekaligus offtaker.

    Hal itu disampaikan dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Jumat (14/8/2026).

    "Dan nanti tahun depan akan dilanjutkan, tahun ini 35.000, tahun depan diperkirakan akan juga kita bisa selesaikan 30 sampai 35.000 desa. Itu mengenai Koperasi Desa Merah Putih," ujarnya.

  3. 3. Pembangunan kopdes yang tak sesuai ditertibkan

    IMG-20260706-WA0020.jpg
    Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di bangun di area Stone Garden yang merupakan geowisata, Kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Dok. Istimewa

    Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengatakan pemerintah akan menertibkan pembangunan kopdes yang tidak sesuai ketentuan. Salah satunya pembangunan kopdes yang berada di lokasi pegunungan.

    Menurut Zulhas, pemerintah akan mengevaluasi lokasi pembangunan yang dinilai tidak tepat dan melakukan penertiban terhadap Kopdes yang berada di lokasi tersebut.

    "Ada di sana-sini yang tidak tepat tentu kita akan koreksi, seperti pembangunan yang di gunung-gunung, ada satu dua atau berapa banyak kita, kita akan tertibkan," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More