Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Wisman ke RI di Februari 2026 Capai 1,16 Juta, Tertinggi Sejak 2021

Wisman ke RI di Februari 2026 Capai 1,16 Juta, Tertinggi Sejak 2021
Wisatawan mancanegara berkeliling menggunakan sepeda di Gili Trawangan Lombok Utara. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Intinya Sih
  • Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia Februari 2026 mencapai 1,16 juta, naik 13,37 persen secara tahunan dan menjadi capaian tertinggi sejak 2021 menurut data BPS.
  • Wisatawan asal Malaysia masih terbanyak, disusul China dan Singapura; lonjakan terbesar datang dari China akibat libur panjang Tahun Baru Imlek yang mendorong perjalanan ke Indonesia.
  • Tingkat hunian kamar hotel berbintang turun ke 44,89 persen pada Februari 2026 karena berakhirnya musim liburan dan awal Ramadan yang menekan aktivitas wisata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Februari 2026 mencapai 1,16 juta kunjungan. Secara bulanan, angka ini turun 2,42 persen dibandingkan Januari 2026, namun secara tahunan meningkat 13,37 persen dibanding Februari 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, berdasarkan pintu masuk, kunjungan wisman melalui pintu utama tercatat sebanyak 1.036.000 kunjungan, sementara melalui pintu perbatasan mencapai 157.654 kunjungan.

"Secara kumulatif, sepanjang Januari–Februari 2026 total kunjungan wisman mencapai 2,35 juta kunjungan. Angka tersebut naik 7,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, sekaligus menjadi capaian tertinggi sejak 2021," ujarnya dalam Konferensi Pers BPS, Rabu (1/4/2026).

1. Daftar wisman terbanyak yang kunjungi Indonesia

Wisman ke RI di Februari 2026 Capai 1,16 Juta, Tertinggi Sejak 2021
Suasana Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali di tengah listrik yang padam menyeluruh alias black out. (dok. Angkasa Pura Indonesia)

Dilihat dari kebangsaan, wisatawan asal Malaysia menjadi yang terbanyak, disusul China dan Singapura. Dibandingkan Januari 2026, kunjungan wisatawan asal Malaysia dan Singapura menurun, sementara wisatawan asal China mencatat lonjakan signifikan sebesar 35,91 persen.

Berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman paling banyak melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, yang didominasi wisatawan asal Australia.

“Peningkatan tajam wisatawan asal China tersebut didorong oleh momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada 17 Februari, sehingga mendorong perjalanan wisata ke Indonesia. Secara tahunan, peningkatan kunjungan wisman terutama berasal dari wisatawan China dan Singapura, sementara wisatawan Malaysia justru mengalami penurunan,” ujarnya.

2. Jumlah wisatawan nusantara Februari capai 91,14 juta perjalanan

Wisman ke RI di Februari 2026 Capai 1,16 Juta, Tertinggi Sejak 2021
Suasana Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali di tengah listrik yang padam menyeluruh alias black out. (dok. Angkasa Pura Indonesia)

Di samping itu, Ateng melaporkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Februari 2026 mencapai 91,14 juta perjalanan. Secara bulanan, angka ini turun 10,69 persen dibandingkan Januari 2026. Namun, secara tahunan (year on year/yoy), perjalanan wisnus masih tumbuh tipis 0,70 persen dibandingkan Februari 2025.

"BPS menegaskan, data ini mencerminkan kondisi Februari 2026 sehingga dampak libur Idulfitri yang jatuh pada Maret 2026 belum sepenuhnya tercermin. Pengaruh Lebaran diperkirakan baru akan terlihat pada rilis berikutnya," tegasnya.

Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnus pada Januari–Februari 2026 mencapai 193,17 juta perjalanan, turun 0,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) atau penduduk Indonesia yang bepergian ke luar negeri pada Februari 2026 tercatat sebanyak 701 ribu perjalanan. Angka ini turun 30,34 persen secara bulanan dan melemah 7,64 persen secara tahunan.

Secara kumulatif, perjalanan wisnas sepanjang Januari–Februari 2026 mencapai 1,71 juta perjalanan atau turun 2,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

3. Tingkat hunian kamar (TPK) hotel berbintang pada Februari 2026 susut 2,64 persen

Wisman ke RI di Februari 2026 Capai 1,16 Juta, Tertinggi Sejak 2021
Hotel mewah (pexels.com/@mographe)

Dari sisi perhotelan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada Februari 2026 tercatat sebesar 44,89 persen. Angka ini turun 2,64 persen secara bulanan dan melemah 2,32 persen secara tahunan.

Secara regional, TPK hotel berbintang tertinggi tercatat di Kalimantan Barat sebesar 56,27 persen, diikuti Bali 55,44 persen dan DKI Jakarta 51,72 persen. Dibandingkan Januari 2026, sebagian besar provinsi mengalami penurunan TPK, dengan hanya sekitar 10 provinsi yang mencatatkan kenaikan.

"Penurunan TPK hotel berbintang dipengaruhi oleh berakhirnya periode puncak liburan Natal dan Tahun Baru, serta faktor cuaca ekstrem yang menekan aktivitas wisata. Selain itu, periode Ramadan yang mulai pada pertengahan Februari 2026 juga membuat masyarakat cenderung menahan perjalanan dan mempersiapkan diri menyambut Lebaran," ungkapnya.

Di sisi transportasi, secara bulanan jumlah penumpang di seluruh moda mengalami penurunan pada Februari 2026. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor musiman (low season), jumlah hari yang lebih pendek, serta penurunan mobilitas masyarakat menjelang Ramadan.

Meski demikian, secara tahunan sebagian besar moda transportasi masih mencatat pertumbuhan, kecuali angkutan udara domestik dan internasional yang mengalami penurunan. Peningkatan tertinggi tercatat pada moda angkutan kereta api.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More