Tren investasi dan gaya hidup di media sosial membuat banyak orang merasa harus selalu mengikuti apa yang sedang populer. Ketika melihat teman memamerkan keuntungan investasi, membeli barang mahal, atau menikmati pengalaman tertentu, muncul dorongan untuk melakukan hal serupa agar gak merasa tertinggal. Jika gak dikendalikan, dorongan tersebut dapat membuat keputusan finansial lebih banyak dipengaruhi emosi daripada kebutuhan dan kemampuan nyata.
Fenomena Fear of Missing Out atau FOMO finansial bukan hanya soal ingin memiliki sesuatu yang sedang tren, tetapi juga rasa takut kehilangan kesempatan untuk memperoleh keuntungan. Padahal, kondisi keuangan setiap orang berbeda sehingga strategi yang cocok bagi orang lain belum tentu sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pribadi. Supaya keputusan tetap rasional di tengah derasnya tren, yuk terapkan beberapa tips berikut.
