7 Akuisisi Termahal dalam Sejarah, Nomor 1 Bikin Geger!

- Penggabungan AOL dan Time Warner pada 2000 senilai sekitar 164 miliar dolar AS menjadi akuisisi termahal, tetapi gagal setelah gelembung dot-com pecah dan berakhir dengan perpisahan pada 2009.
- Verizon membeli 45% saham Vodafone di Verizon Wireless seharga 130 miliar dolar AS, sementara merger Dow-DuPont bernilai sama kemudian dipecah menjadi Dow, Corteva, dan DuPont pada 2019.
- Akuisisi besar lain mencakup Pfizer-Warner-Lambert, AB InBev-SABMiller, Bristol-Myers Squibb-Celgene, serta Microsoft-Activision Blizzard; transaksi ini menargetkan produk, pasar, atau waralaba strategis dan menghadapi tantangan regulasi.
Di dunia bisnis, perusahaan raksasa kadang membeli perusahaan raksasa lain dengan harga yang sulit dinalar: puluhan hingga ratusan miliar dolar Amerika Serikat (AS), setara anggaran belanja beberapa negara kecil. Akuisisi-akuisisi ini lahir dari ambisi menguasai pasar, mengejar teknologi, atau sekadar menyelamatkan masa depan perusahaan.
Sebagian dari aksi akuisisi tersebut berakhir manis, sebagian justru jadi pelajaran mahal yang dikenang sepanjang masa. Berikut tujuh akuisisi termahal dalam sejarah bisnis dunia beserta kisah di balik angka-angkanya.
1 AOL dan Time Warner sekitar 164 miliar dolar AS
Akuisisi termahal dalam sejarah adalah penggabungan America Online (AOL) dan Time Warner yang diumumkan pada 10 Januari 2000 dengan nilai sekitar 164 miliar dolar AS, sebagian sumber menyebut hingga 181 miliar dolar AS. Saat itu AOL adalah raja layanan internet dial-up, sedangkan Time Warner adalah raksasa media pemilik Warner Bros, CNN, dan majalah Time.
Kesepakatan ini disambut sebagai pernikahan abad ini: AOL membayar dengan sahamnya dan menguasai 55 persen entitas gabungan. Namun tak lama kemudian gelembung dot-com pecah, nilai perusahaan amblas, dan sinergi yang dijanjikan tak pernah terwujud. Setelah hampir sembilan tahun penuh mimpi buruk, keduanya berpisah pada Desember 2009.
CEO Time Warner Jeff Bewkes menyebut kesepakatan ini sebagai kesalahan terbesar dalam sejarah korporat, dengan perkiraan nilai kekayaan pemegang saham yang hancur mendekati 200 miliar dolar AS.
2 Verizon membeli 45 persen saham Vodafone senilai 130 miliar dolar AS
Pada 2 September 2013, Verizon Communications sepakat membayar 130 miliar dolar AS untuk membeli 45 persen saham Vodafone di Verizon Wireless, operator seluler terbesar di Amerika Serikat. Kesepakatan ini mengakhiri kemitraan 14 tahun yang kerap diwarnai perselisihan soal dividen dan siapa yang akhirnya menguasai bisnis nirkabel itu. Komposisinya: 58,9 miliar dolar AS tunai, 60,2 miliar dolar AS dalam bentuk saham Verizon, ditambah sekitar 11 miliar dolar AS dari transaksi kecil lainnya.
Untuk mendanainya, Verizon menghimpun paket pembiayaan sekitar 60 miliar dolar AS, salah satu yang terbesar dalam sejarah korporat. Kesepakatan bersandi Project River ini rampung pada kuartal pertama 2014. Bagi Verizon, kepemilikan penuh atas bisnis nirkabelnya memberi akses penuh ke laba dan keleluasaan berinvestasi di jaringan 4G LTE yang sedang meledak saat itu.
3 Merger Dow Chemical dan DuPont 130 miliar dolar AS
Dua raksasa kimia Amerika, Dow Chemical dan DuPont, mengumumkan merger senilai 130 miliar dolar AS pada Desember 2015. Kesepakatan ini selesai pada 31 Agustus 2017 dan melahirkan holding bernama DowDuPont yang langsung menjadi perusahaan kimia terbesar di dunia dari sisi penjualan.
Kendati demikian merger ini dirancang unik sejak awal: bukan untuk bertahan selamanya, melainkan untuk dipecah kembali. Rencananya, raksasa gabungan itu dibelah menjadi tiga perusahaan independen yang fokus di bidang masing-masing.
Pada 2019 rencana itu terwujud: divisi ilmu material menjadi Dow Inc, divisi pertanian menjadi Corteva Agriscience, dan divisi produk khusus kembali bernama DuPont. Strategi merger-pecah ini dinilai berhasil membuka nilai yang sebelumnya terkubur di dalam konglomerat.
4 Pfizer mengambil alih Warner-Lambert 112 miliar dolar AS
Pada akhir 1999, Pfizer melancarkan hostile takeover atas Warner-Lambert senilai 112 miliar dolar AS, salah satu pengambilalihan paksa paling agresif dalam sejarah farmasi. Saat itu Warner-Lambert sudah hampir sepakat merger dengan American Home Products senilai lebih dari 70 miliar dolar AS, namun Pfizer menyerobot dengan tawaran yang jauh lebih menggiurkan bagi pemegang saham.
Incarannya saat ituu cuma satu: Lipitor, obat penurun kolesterol yang diluncurkan pada 1997 dan kelak menjadi obat resep terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan seumur hidup lebih dari 130 miliar dolar AS. Kesepakatan ini selesai pada 19 Juni 2000 dan langsung mengangkat Pfizer menjadi perusahaan farmasi terbesar di dunia. Setelah itu Pfizer melanjutkan belanja besarnya: membeli Pharmacia seharga 60 miliar dolar AS pada 2003, dan Wyeth seharga 68 miliar dolar AS pada 2009.
5 AB InBev mencaplok SABMiller 79,2 miliar poundsterling
Pada Oktober 2015, Anheuser-Busch InBev, produsen bir terbesar di dunia, mengumumkan akuisisi SABMiller senilai 79,2 miliar poundsterling atau sekitar 104 miliar dolar AS. Kesepakatan berjuluk Megabrew ini rampung pada 10 Oktober 2016 dan tercatat sebagai merger dan akuisisi terbesar dalam sejarah industri barang konsumsi.
Entitas gabungan menguasai sekitar 30 persen volume bir dunia dengan merek-merek seperti Budweiser, Corona, Stella Artois, Miller, dan Peroni. Untuk meloloskan kesepakatan dari regulator, AB InBev terpaksa melepas sejumlah aset: MillerCoors ke Molson Coors seharga 12 miliar dolar AS, Peroni dan Grolsch ke Asahi, serta saham di bir Snow ke China Resources Beer. Utang sindikasi lebih dari 75 miliar dolar AS membuat beban utang bersihnya melampaui 100 miliar dolar AS dan menekan keuangan perusahaan bertahun-tahun.
6 Bristol-Myers Squibb membeli Celgene 74 miliar dolar AS
Mengawali 2019, Bristol-Myers Squibb mengumumkan akuisisi Celgene dalam kesepakatan tunai dan saham senilai 74 miliar dolar AS atau 102,43 dolar AS per saham. Kesepakatan ini menjadi akuisisi farmasi terbesar sepanjang masa.
Namun jalannya tidak mulus: pemegang saham institusional terbesar Wellington Management terang-terangan menentang, menilai kesepakatan ini membebani pemegang saham dengan risiko yang tidak perlu. Komisi perdagangan Amerika Serikat (FTC) juga khawatir soal persaingan, sehingga Bristol-Myers terpaksa menjual obat psoriasis Otezla milik Celgene ke Amgen seharga 13,4 miliar dolar AS demi meloloskan persetujuan.
Akuisisi akhirnya selesai pada 20 November 2019. Incaran utamanya adalah Revlimid, obat kanker darah multiple myeloma milik Celgene yang penjualannya mencapai 9,7 miliar dolar AS pada 2018.
7 Microsoft membeli Activision Blizzard 68,7 miliar dolar AS
Pada 18 Januari 2022, Microsoft mengumumkan akan membeli Activision Blizzard secara tunai seharga 95 dolar AS per saham dengan nilai perusahaan 68,7 miliar dolar AS, premi sekitar 45 persen dari harga pasar. Ini adalah akuisisi terbesar dalam sejarah industri gim dan akuisisi terbesar yang pernah dilakukan Microsoft.
Microsoft mengincar waralaba raksasa seperti Call of Duty, World of Warcraft, Diablo, Overwatch, dan Candy Crush untuk memperkuat Xbox Game Pass. Kesepakatan ini memakan waktu 21 bulan untuk rampung karena ditentang regulator: FTC Amerika menggugat dan kalah di pengadilan, sementara otoritas Inggris (CMA) sempat memblokirnya sebelum akhirnya memberi lampu hijau pada 13 Oktober 2023 setelah Microsoft setuju menjual hak streaming cloud gim Activision di luar Eropa ke Ubisoft selama 15 tahun. Kesepakatan resmi selesai pada hari yang sama.
Tujuh kesepakatan di atas menunjukkan bahwa di level tertinggi bisnis dunia, uang ratusan miliar dolar bisa berpindah tangan hanya dalam satu tanda tangan. Sebagian akuisisi melahirkan pemimpin pasar baru, sebagian lagi berakhir sebagai pelajaran pahit tentang kesombongan korporat.
Satu benang merahnya: harga mahal tidak menjamin keberhasilan, yang menentukan adalah eksekusi setelah kesepakatan ditandatangani. Jadi kalau kamu membaca kabar merger jumbo berikutnya, jangan hanya terpukau angkanya, perhatikan juga nasibnya beberapa tahun kemudian.






![[QUIZ] Dari Karakter Upin Ipin, Kamu Tebak Kamu Perintis atau Pewaris](https://image.idntimes.com/post/20250509/untitled-design-8-a8d895374ad15b64e137e3070b058e48.jpg)















