Bicara soal finansial, dana darurat itu ibarat “tameng” pertama saat hidup sedang tidak berjalan sesuai rencana. Ia berfungsi saat seseorang kehilangan pekerjaan hingga perlu biaya medis mendadak. Semuanya akan terasa lebih tenang kalau kita punya dana darurat.
Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering membuat orang bertanya-tanya, perlukah dana darurat didiversifikasi? Pasalnya, banyak orang mulai sadar kalau menyimpan uang di satu tempat saja terasa kurang optimal. Namun, di sisi lain, dana darurat harus cepat diakses. Jadi, bagaimana sebaiknya? Yuk, kita bahas pelan-pelan.
