BNI Kucurkan Kredit Rp657 M buat Pembangunan Kabel Laut Internet

- BNI memberikan kredit Rp657,8 miliar untuk proyek pembangunan kabel internet bawah laut yang terhubung dengan Singapura.
- Pengembangan Submarine Backbone ION CS-1 akan memperkuat konektivitas internasional Indonesia dan peran BNI dalam mendukung proses pengembangan jaringan telekomunikasi di Indonesia.
- Kabel bawah laut diharapkan dapat meningkatkan stabilitas jaringan internet dan penguatan data center nasional untuk memenuhi standar global.
Jakarta, IDN Times - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengucurkan fasilitas kredit senilai Rp657,8 miliar untuk membiayai proyek pembangunan kabel internet bawah laut. Fasilitas kredit itu diberikan oleh Commercial Business Center Semarang kepada PT Parsaoran Global Datatrans (ION Network).
"Dukungan BNI memiliki arti yang sangat penting bagi perjalanan bisnis kami, Kerja sama menjadi energi pendorong yang membantu mempercepat pengembangan data center serta infrastruktur kabel laut, fiber optic dan Data Center,” kata Chief Executive Officer (CEO) ION Network, Anton dikutip Selasa, (6/1/2025).
1. Kabel bawah laut yang dibangun terhubung dengan Singapura

Pembiayaan itu meliputi pengembangan Submarine Backbone ION CS-1 (Cable System 1), proyek backbone fiber optik bawah laut yang akan terhubung dengan hub di Singapura, serta pembangunan dan penguatan Data Center berskala nasional.
Adapun pengembangan Submarine Backbone ION CS-1 merupakan proyek strategis untuk memperkuat konektivitas internasional Indonesia melalui jalur bawah laut yang terintegrasi dengan hub regional di Singapura.
2. Perkuat infrastruktur digital RI

Head of Commercial Business Center Semarang BNI, Rizky mengatakan pihaknya berperan untuk mendukung proses pengembangan jaringan telekomunikasi di Indonesia.
“Sinergi Ini membangun kepercayaan dan memperkuat kerja sama kami dengan perusahaan telekomunikasi termasuk penyedia kabel backbone swasta, dimana BNI berperan sebagai penyelenggara layanan perbankan yang mendukung proses tersebut,” tutur Rizky.
3. Bakal tingkatkan stabilitas jaringan internet

Kembali ke Anton, dia mengatakan kabel yang terhubung ke hub regional tersebut diharapkan dapat meningkatkan stabilitas jaringan, menurunkan latensi koneksi internasional.
Di sisi lain, penguatan data center nasional diarahkan untuk menghadirkan infrastruktur yang efisien, aman, dan memenuhi standar global seiring meningkatnya permintaan layanan digital.



















