Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BRI Dorong Nilai Tambah Susu Perah Lewat Program Klaster Unggulan
Berlokasi di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usaha peternakan sapi perah menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga. Salah satunya adalah Kelompok Ternak Sumber Karanglo. Kelompok ini berdiri sejak Oktober 2020 sebagai wadah bagi para peternak dalam mengembangkan usaha peternakan sapi perah yang menjadi mata pencaharian mereka. (Dok. BRI)
  • Kelompok Ternak Sumber Karanglo di Karangploso, Malang, mengelola lebih dari 58 sapi perah dan memproduksi lebih dari 400 liter susu per hari, tetapi terkendala produksi manual, modal, pemasaran, serta legalitas.
  • Melalui Program Klaster Unggulan BRI Peduli, peternak mendapat pelatihan mengolah susu menjadi pasteurisasi, yoghurt, dan keju, bantuan peralatan, pendampingan perizinan, serta pemasaran digital.
  • Sejak diluncurkan pada 2022, Program Klaster Unggulan BRI Peduli telah memberdayakan 37 kelompok usaha, menyediakan 32 jenis pelatihan, dan menyalurkan 375 unit sarana prasarana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kelompok Ternak Sumber Karanglo mengembangkan usaha susu sapi perah melalui Program Klaster Unggulan BRI Peduli, termasuk pengolahan susu menjadi pasteurisasi, yoghurt, dan keju.
  • Who?
    Kelompok Ternak Sumber Karanglo, termasuk anggota Rendy Hertanto, menerima pendampingan dari BRI Peduli. Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan dukungan program tersebut.
  • Where?
    Kegiatan peternakan berlangsung di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Program Klaster Unggulan BRI Peduli juga menjangkau kelompok usaha di berbagai daerah Indonesia.
  • When?
    Kelompok Ternak Sumber Karanglo berdiri pada Oktober 2020. Program Klaster Unggulan BRI Peduli diluncurkan pada 2022 dan pendampingan kelompok berlangsung hingga saat ini.
  • Why?
    Pendampingan diberikan untuk mengatasi produksi manual, pasar terbatas, kebutuhan legalitas, dan keterbatasan modal, sekaligus meningkatkan kualitas, efisiensi, nilai tambah, serta jangkauan pemasaran produk susu.
  • How?
    BRI Peduli menyediakan pelatihan pengolahan produk, digital marketing, pengemasan, perizinan, rekening dan QRIS, serta bantuan peralatan dan sarana prasarana untuk mendukung produksi dan penjualan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Berlokasi di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usaha peternakan sapi perah menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga. Salah satunya adalah Kelompok Ternak Sumber Karanglo. Kelompok ini berdiri sejak Oktober 2020 sebagai wadah bagi para peternak dalam mengembangkan usaha peternakan sapi perah yang menjadi mata pencaharian mereka.

Salah satu anggota kelompok tersebut adalah Rendy Hertanto. Bersama para anggota lainnya, ia menjalankan usaha peternakan sapi perah yang menghasilkan susu segar sebagai komoditas utama. Melalui kelompok ini, para peternak terus berupaya meningkatkan kualitas hasil ternak sekaligus mengembangkan usaha agar mampu memberikan nilai tambah bagi hasil produksi.

1. Berawal dari upaya para peternak meningkatkan kualitas hasil ternak

Berlokasi di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usaha peternakan sapi perah menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga. Salah satunya adalah Kelompok Ternak Sumber Karanglo. Kelompok ini berdiri sejak Oktober 2020 sebagai wadah bagi para peternak dalam mengembangkan usaha peternakan sapi perah yang menjadi mata pencaharian mereka. (Dok. BRI)

Hingga saat ini, Kelompok Ternak Sumber Karanglo memiliki lebih dari 58 ekor sapi perah dengan produksi mencapai lebih dari 400 liter susu setiap harinya. Untuk menjaga kualitas hasil ternak, kelompok juga rutin mengadakan bimbingan teknis dan vaksinasi kesehatan ternak sehingga produktivitas tetap terjaga.

Meski menunjukkan perkembangan yang baik, perjalanan kelompok tidak selalu berjalan mulus. Dalam proses mengembangkan usaha, para peternak dihadapkan pada berbagai tantangan yang membatasi ruang untuk berkembang. Proses produksi yang masih dilakukan secara manual membuat kapasitas dan efisiensi kerja belum maksimal.

Di sisi lain, jangkauan pemasaran produk masih terbatas sehingga peluang penjualan belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Para peternak juga masih berupaya memenuhi persyaratan legalitas usaha dan produk, sementara keterbatasan modal menjadi tantangan dalam meningkatkan kapasitas produksi maupun memperluas pemasaran.

"Produksi masih manual sehingga kapasitas dan efisiensi produksi masih terbatas. Pasar masih terbatas sehingga jangkauan penjualan belum luas. Perizinan usaha dan produk masih dalam proses pemenuhan persyaratan. Keterbatasan modal juga menjadi tantangan dalam pengembangan produksi dan pemasaran," ujar Rendy.

2. Kelompok peternak kemudian bergabung Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli

Berlokasi di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usaha peternakan sapi perah menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga. Salah satunya adalah Kelompok Ternak Sumber Karanglo. Kelompok ini berdiri sejak Oktober 2020 sebagai wadah bagi para peternak dalam mengembangkan usaha peternakan sapi perah yang menjadi mata pencaharian mereka. (Dok. BRI)

Berangkat dari berbagai tantangan tersebut, Kelompok Ternak Sumber Karanglo kemudian bergabung dalam Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli. Melalui program ini, para peternak memperoleh pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Peternak memperoleh pelatihan pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah seperti susu pasteurisasi, yoghurt, dan keju sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan. Kami juga mendapatkan dukungan sarana dan prasarana sehingga proses pengolahan menjadi lebih efisien, higienis, dan mampu meningkatkan volume produksi," kata Rendy.

Selain mendukung proses produksi, Program Klaster Unggulan juga memberikan pendampingan dalam pengurusan izin produksi olahan susu sapi. Para peternak turut mendapatkan pelatihan marketing dan digital marketing untuk memperluas pemasaran melalui pemanfaatan media digital sekaligus memperkuat daya saing produk olahan susu.

Berbagai pendampingan tersebut menjadi bekal bagi kelompok untuk mengembangkan usaha secara lebih berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan kualitas produk, pendampingan ini juga membuka peluang bagi para peternak untuk menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi melalui produk olahan susu yang dihasilkan.

"Program ini sangat membantu meningkatkan kualitas usaha dan kesejahteraan masyarakat. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan, bantuan peralatan, dan pendampingan usaha. Semoga BRI Peduli terus hadir dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat," tutur Rendy.

3. Berkat BRI Peduli, para peternak dapat mengembangkan usaha secara lebih berkelanjutan

Berlokasi di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, usaha peternakan sapi perah menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga. Salah satunya adalah Kelompok Ternak Sumber Karanglo. Kelompok ini berdiri sejak Oktober 2020 sebagai wadah bagi para peternak dalam mengembangkan usaha peternakan sapi perah yang menjadi mata pencaharian mereka. (Dok. BRI)

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan, BRI Peduli selaku payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus memberikan dukungan bagi pengembangan kelompok usaha berbasis potensi lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Dalam program ini, BRI memberikan bantuan peralatan usaha dengan tujuan meningkatkan efektivitas produksi, kualitas produk, dan membantu kelompok untuk bisa mengakses pasar yang lebih luas. Kegiatan pelatihan diberikan oleh BRI sebagai upaya peningkatan kapasitas Klaster Usaha dalam melakukan produksi ataupun penjualan.

Pelatihan usaha juga diberikan untuk mengoptimalkan bantuan peralatan usaha yang telah diberikan, antara lain pelatihan digital marketing, pelatihan pengemasan dan perizinan, pelatihan pengolahan produk, serta pelatihan pembuatan rekening dan QRIS.

“Kisah dari Kelompok Ternak Sumber Karanglo ini jadi bukti bahwa Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli memberikan manfaat nyata dalam pengembangan usaha kelompok, dengan pendampingan yang diberikan tidak hanya memperkuat kapasitas produksi dan meningkatkan kualitas produk, tetapi juga membuka peluang bagi Kelompok Ternak Sumber Karanglo untuk terus berkembang serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.” tegas Dhanny.

Sejak diluncurkan pada tahun 2022 Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli telah memberdayakan sebanyak 37 kelompok usaha di berbagai daerah di Indonesia. Program ini juga telah memberikan 32 jenis pelatihan dan 375 unit sarana prasarana kepada kelompok usaha. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article