Lebaran biasanya datang dengan sukacita dan keinginan untuk merayakannya bersama orang-orang tercinta. Mulai dari mudik, masak opor ayam, beli seragam keluarga, kasih THR anak-anak, mengirim hamper, sampai kebutuhan dapur, semuanya terasa mendesak untuk dipenuhi. Jelas saja, pengeluaran jadi naik berkali-kali lipat menjelang Lebaran.
Sayangnya, momen ini juga sering jadi pintu masuk utang konsumtif. Tanpa sadar, banyak orang tergoda pakai paylater, kartu kredit, atau pinjol demi memenuhi gaya hidup Lebaran. Padahal, setelah euforianya selesai, tagihan tetap datang dan bikin pusing berbulan-bulan. Agar Lebaran tetap hangat tanpa drama finansial, yuk, simak cara menghindari utang konsumtif menjelang Lebaran berikut ini.
