Jakarta, IDN Times – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf "JK" Kalla mengingatkan pemerintah untuk lebih selektif dalam menentukan program prioritas di tengah kondisi fiskal yang dinilai belum seimbang.
Ia menilai, ketika kondisi fiskal menghadapi tekanan, pemerintah perlu menata ulang skala prioritas pembangunan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menekan pengeluaran yang kurang produktif serta memilih skema pembiayaan yang benar-benar memberikan dampak bagi kemajuan negara dan kesejahteraan masyarakat.
“Dalam kondisi negeri mengalami ketidakseimbangan fiskal yang besar, solusinya antara lain memilih pembiayaan yang dapat memajukan negara dan berdampak pada masyarakat, serta meningkatkan penerimaan negara,” ujar JK kepada wartawan usai menggelar diskusi bersama sejumlah ekonom di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) malam.
