Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Godaan Belanja Lebaran yang Paling Sering Bikin THR Jebol, Pernah?

6 Godaan Belanja Lebaran yang Paling Sering Bikin THR Jebol, Pernah?
ilustrasi seseorang belanja online (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
Intinya Sih
  • Menjelang lebaran, banyak promo dan diskon besar membuat masyarakat tergoda belanja tanpa perencanaan, sehingga THR cepat terkuras.
  • Godaan seperti promo bundling, tren outfit baru, hingga ajakan belanja bareng sering memicu pengeluaran impulsif di luar kebutuhan.
  • Kesadaran diri dan kontrol pengeluaran jadi kunci agar THR tidak habis sia-sia meski banyak godaan belanja di momen lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menjelang lebaran, suasana belanja terasa jauh lebih hidup dari biasanya. Kamu mungkin melihat banyak promo, diskon besar, dan berbagai penawaran menarik di mana-mana. Mulai dari pusat perbelanjaan hingga aplikasi online, semuanya seperti berlomba menarik perhatian. Di momen ini, keinginan untuk membeli sesuatu jadi meningkat tanpa kamu sadari. Rasanya selalu ada alasan untuk checkout.

Di sisi lain, THR yang baru saja cair membuat kamu merasa lebih leluasa dalam mengeluarkan uang. Kamu berpikir ini adalah waktu yang tepat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sekaligus keinginan. Namun, tanpa kontrol yang baik, godaan belanja bisa dengan cepat menguras saldo. Banyak pengeluaran yang awalnya terasa wajar, ternyata justru jadi penyebab utama THR jebol. Yuk, kenali beberapa godaan belanja yang paling sering bikin kamu 'kalah'.

1. Diskon besar yang terasa sayang dilewatkan padahal kamu gak butuh-butuh amat

ilustrasi barang diskon
ilustrasi barang diskon (freepik.com/freepik)

Salah satu godaan terbesar saat lebaran adalah diskon yang terlihat sangat menggiurkan. Kamu mungkin melihat potongan harga hingga puluhan persen dan langsung merasa harus membeli. Pikiran seperti 'mumpung murah' sering muncul tanpa banyak pertimbangan. Padahal, belum tentu barang tersebut benar-benar kamu butuhkan. Diskon membuat kamu fokus pada harga, bukan pada fungsi.

Kondisi ini sering membuat kamu membeli lebih dari yang direncanakan. Awalnya hanya ingin satu barang, tetapi akhirnya menambah beberapa item lain karena merasa sedang hemat. Padahal, total pengeluaran justru jadi lebih besar. Jika gak dikontrol, kebiasaan ini bisa menguras THR dalam waktu singkat. Mengingat kembali kebutuhan awal bisa membantu kamu menahan diri dari godaan ini.

2. Promo bundling yang bikin kalap sering bikin keuangan berantakan

ilustrasi diskon
ilustrasi diskon (pexels.com/Artem Beliaikin)

Selain diskon, promo bundling juga sering jadi jebakan yang gak disadari. Kamu mungkin melihat penawaran beli dua gratis satu atau paket hemat yang terlihat menguntungkan. Sekilas, ini memang terasa seperti kesempatan bagus. Namun, sering kali kamu membeli lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan. Akhirnya, barang yang dibeli gak semuanya terpakai.

Godaan ini bekerja karena kamu merasa mendapatkan nilai lebih dari uang yang dikeluarkan. Padahal, jika gak benar-benar diperlukan, tetap saja itu menjadi pengeluaran tambahan. Kamu mungkin hanya membutuhkan satu barang, tetapi membeli tiga karena tergiur promo. Tanpa disadari, THR kamu terkuras untuk hal-hal yang sebenarnya bisa dihindari. Lebih bijak jika kamu tetap berpegang pada kebutuhan awal.

3. Tren outfit lebaran yang terus berubah

ilustrasi seseorang belanja baju
ilustrasi seseorang belanja baju (pexels.com/Antoni Shkraba)

Lebaran sering dianggap sebagai momen untuk tampil maksimal. Kamu mungkin ingin mengenakan outfit baru yang sesuai tren terbaru. Melihat orang lain tampil stylish di media sosial juga bisa memicu keinginan yang sama. Tanpa disadari, kamu merasa perlu membeli pakaian baru meskipun yang lama masih layak pakai. Keinginan ini sering datang dari dorongan ingin tampil lebih baik di depan orang lain.

Jika gak dikontrol, pengeluaran untuk pakaian bisa jadi cukup besar. Kamu mungkin membeli lebih dari satu set outfit agar terlihat berbeda di setiap momen. Padahal, kebutuhan sebenarnya gak sebanyak itu. Mengikuti tren memang menyenangkan, tetapi gak harus selalu dilakukan. Kamu tetap bisa tampil rapi dan menarik tanpa harus menguras THR.

4. Godaan belanja online tengah malam sering jadi pengeluaran tak terduga

ilustrasi orang belanja online
ilustrasi orang belanja online (pexels.com/Antoni Shkraba)

Belanja online di malam hari sering kali terasa lebih menggoda. Kamu mungkin sedang santai, scrolling, lalu menemukan berbagai produk menarik. Tanpa tekanan waktu, kamu jadi lebih mudah tergoda untuk membeli. Apalagi jika ada flash sale atau promo terbatas yang membuat kamu merasa harus cepat bertindak. Situasi ini sering memicu keputusan impulsif.

Kebiasaan ini bisa berbahaya karena dilakukan dalam kondisi kurang fokus. Kamu gak benar-benar mempertimbangkan apakah barang tersebut dibutuhkan atau gak. Proses checkout yang mudah juga membuat semuanya terasa cepat dan tanpa beban. Tanpa disadari, kamu bisa melakukan beberapa transaksi dalam satu waktu. Jika sering terjadi, THR kamu bisa terkuras tanpa terasa.

5. Ajakan belanja bareng teman atau keluarga

ilustrasi orang belanja
ilustrasi orang belanja (Pexels.com/Rachel Claire)

Belanja bersama orang lain sering terasa lebih menyenangkan. Kamu bisa berbagi pendapat, mencoba berbagai barang, dan menikmati suasana bersama. Namun, situasi ini juga bisa membuat kamu lebih mudah tergoda. Melihat orang lain membeli sesuatu bisa memicu keinginan yang sama. Kamu jadi ikut membeli meskipun awalnya gak berencana.

Tekanan sosial dalam situasi ini sering gak disadari. Kamu mungkin merasa gak enak jika gak ikut membeli atau ingin menyesuaikan diri dengan orang lain. Akibatnya, pengeluaran jadi bertambah tanpa rencana. Jika gak hati-hati, kebiasaan ini bisa membuat THR cepat habis. Lebih baik tetap berpegang pada kebutuhan pribadi meskipun sedang bersama orang lain.

6. Keinginan 'balas dendam' setelah lama menahan diri

ilustrasi seseorang belanja fashion (pexels.com/Arina Krasnikova)
ilustrasi seseorang belanja fashion (pexels.com/Arina Krasnikova)

Setelah menjalani rutinitas panjang dan mungkin menahan banyak keinginan, THR terasa seperti kesempatan untuk 'balas dendam'. Kamu ingin membeli berbagai hal yang selama ini ditunda. Perasaan ini wajar, karena kamu merasa sudah bekerja keras dan layak mendapat hadiah. Namun, jika gak dikontrol, keinginan ini bisa jadi berlebihan. Kamu membeli banyak hal sekaligus tanpa prioritas.

Kebiasaan ini sering membuat kamu kehilangan arah dalam mengatur pengeluaran. Semua terasa penting dan layak dibeli saat itu juga. Padahal, gak semua keinginan harus dipenuhi sekaligus. Memberi reward untuk diri sendiri memang penting, tetapi tetap perlu batasan. Dengan cara ini, kamu bisa menikmati hasil kerja keras tanpa harus mengorbankan kondisi keuangan.

Belanja saat lebaran memang sulit dihindari, apalagi dengan banyaknya godaan yang muncul dari berbagai arah. Kamu ingin menikmati momen, tampil maksimal, dan memenuhi berbagai kebutuhan sekaligus. Semua itu wajar dan gak perlu dihindari sepenuhnya. Namun, penting untuk tetap sadar bahwa setiap keputusan belanja punya dampak. Jika gak dikontrol, THR bisa habis lebih cepat dari yang kamu bayangkan.

Mengendalikan diri di tengah banyaknya godaan memang gak mudah. Kamu perlu sedikit jeda sebelum mengambil keputusan agar gak terburu-buru. Menanyakan kembali pada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan bisa jadi langkah sederhana. Dengan kebiasaan ini, kamu bisa lebih bijak dalam menggunakan THR. Jadi, dari enam godaan tadi, mana yang paling sering bikin kamu 'kalah'?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in Business

See More