Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hadapi Persaingan Bank Digital, Begini Strategi Jenius
Ilustrasi bank digital (magnific.com/tonodiaz)
  • Jenius by SMBC Indonesia mengembangkan lebih dari 80 produk dan fitur sejak 2016 untuk memperluas layanan perbankan digital.
  • Layanannya mencakup transaksi mata uang asing, tabungan, pengelolaan arus kas, investasi, proteksi, serta kartu yang digunakan di 188 negara.
  • Pengembangan produk Jenius dilakukan melalui kokreasi dengan pengguna, dengan masukan masyarakat sebagai salah satu bahan pengembangan layanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2016

Jenius mulai mengembangkan produk dan fitur sebagai bagian dari strategi memperluas layanan perbankan digital.

2026

Jenius menambah pilihan mata uang lira Turki, Swiss franc, dan riyal Saudi. Jenius juga memperkenalkan Yay Stickers melalui misi Play & Yay!.

Agustus 2026

Jenius genap berusia 10 tahun dan menggunakan tema “Endless Explorat10n” untuk menggambarkan arah pengembangan layanannya.

Selasa (15/9/2026)

Irwan Tisnabudi menyampaikan komitmen Jenius untuk terus menghadirkan inovasi yang lengkap dan relevan bagi masyarakat digital savvy di Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jenius mengembangkan lebih dari 80 produk dan fitur untuk layanan perbankan digital, termasuk transaksi mata uang asing, tabungan, investasi, dan proteksi.
  • Who?
    Jenius by SMBC Indonesia, Head of Emerging Affluent SMBC Indonesia Irwan Tisnabudi, dan pengguna Jenius terlibat dalam pengembangan layanan.
  • Where?
    Layanan Jenius ditujukan bagi masyarakat digital savvy di Indonesia, dengan transaksi kartu debit dan kredit yang telah digunakan di 188 negara.
  • When?
    Pengembangan lebih dari 80 produk dan fitur dilakukan sejak 2016. Jenius genap berusia 10 tahun pada Agustus 2026.
  • Why?
    Pengembangan dilakukan sebagai strategi memperluas layanan perbankan digital dan mempertimbangkan masukan dari pengguna.
  • How?
    Jenius melakukan kokreasi dengan pengguna melalui masukan, ide, dan pandangan masyarakat sebagai salah satu bahan pengembangan layanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jenius membuat lebih dari 80 produk dan fitur sejak 2016. Jenius membantu orang menabung, memakai uang asing, mengirim uang, dan memakai kartu di banyak negara. Orang-orang juga bisa memberi ide untuk fitur Jenius. Pada 2026, Jenius menambah tiga pilihan uang asing dan punya umur 10 tahun pada Agustus.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengembangan layanan melalui kokreasi memberi ruang bagi masukan, ide, dan pandangan pengguna untuk menjadi bahan pengembangan produk. Pilihan layanan yang mencakup transaksi dalam dan luar negeri, tabungan, pengelolaan arus kas, investasi, serta proteksi juga menunjukkan cakupan kebutuhan yang diperhatikan Jenius dalam layanan perbankan digitalnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Jenius by SMBC Indonesia mengembangkan lebih dari 80 produk dan fitur sejak 2016 sebagai bagian dari strategi memperluas layanan perbankan digitalnya. Produk dan fitur tersebut mencakup kebutuhan transaksi dalam dan luar negeri, tabungan, pengelolaan arus kas, investasi, hingga proteksi.

Head of Emerging Affluent SMBC Indonesia Irwan Tisnabudi mengatakan pengembangan layanan Jenius dilakukan dengan mempertimbangkan masukan dari pengguna.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang semakin lengkap dan relevan bagi masyarakat digital savvy di Indonesia,” kata Irwan dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).

1. Dolar AS hingga yen Jepang paling banyak digunakan

ilustrasi bank online (magnific.com/rawpixel.com)

Jenius menyediakan transaksi mata uang asing melalui aplikasinya selama 24 jam setiap hari. Pengguna dapat menabung, menukar, mengirim, dan menerima mata uang asing.

Tiga mata uang asing yang paling banyak digunakan pengguna Jenius adalah dolar Amerika Serikat (USD), dolar Singapura (SGD), dan yen Jepang (JPY).

Jenius mencatat pengiriman mata uang asing terjauh dari Indonesia dilakukan ke Brasilia, Brasil, dan Carolina Selatan, Amerika Serikat. Jika dihitung berdasarkan jaraknya, pengiriman tersebut mencapai lebih dari 26 ribu kilometer.

2. Transaksi valas digunakan di 188 negara

ilustrasi valas (unsplash.com/Ibrahim Boran)

Kartu debit dan kartu kredit Jenius juga telah digunakan di 188 negara untuk transaksi online dan offline serta tarik tunai. Selain transaksi valas, fitur Bayar & Nabung memungkinkan pengguna melakukan transaksi sekaligus menabung melalui Cash Cow. Salah satu pengguna tercatat melakukan aktivitas transaksi dan menabung melalui fitur tersebut hingga 210 kali dalam satu bulan.

Program reward Yay Points juga digunakan oleh pengguna Jenius. Jumlah Yay Points terbanyak yang dikumpulkan salah satu pengguna disebut setara dengan 12 tiket business class pulang-pergi Jakarta-Tokyo jika ditukarkan ke KrisFlyer Miles.

Pada 2026, Jenius menambah tiga pilihan mata uang asing, yakni lira Turki, Swiss franc, dan riyal Saudi. Jenius juga memperkenalkan Yay Stickers melalui misi Play & Yay!.

3. Pengembangan produk melibatkan pengguna

ilustrasi nasabah menggunakan aplikasi mobile banking (pexels.com/Mikhail Nilov)

Jenius genap berusia 10 tahun pada Agustus 2026. Dalam satu dekade tersebut, perusahaan menggunakan tema “Endless Explorat10n” untuk menggambarkan arah pengembangan layanannya.

Menurut Jenius, pengembangan produk dan fitur dilakukan melalui proses kokreasi dengan pengguna. Masukan, ide, dan pandangan dari masyarakat menjadi salah satu bahan dalam pengembangan layanan.

Irwan mengatakan perjalanan Jenius selama satu dekade turut didukung oleh kepercayaan dan dukungan pengguna.

"Perjalanan satu dekade Jenius by SMBC Indonesia juga diperkuat oleh dukungan jaringan grup SMBC yang telah memiliki pengalaman lebih dari 4 abad di industri keuangan global," ujar dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article