Daftar Menteri Keuangan Alumni UI, Ada Suahasil Nazara

- Lima alumni Fakultas Ekonomi UI tercatat pernah atau sedang menduduki jabatan Menteri Keuangan Indonesia.
- Agus Martowardojo, Sri Mulyani Indrawati, Muhamad Chatib Basri, dan Bambang Brodjonegoro memiliki riwayat pendidikan serta karier sebelum menjabat.
- Suahasil Nazara menjadi nama terbaru setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026.
Jakarta, IDN Times - Universitas Indonesia (UI) memiliki sejumlah alumni yang pernah dipercaya menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) Indonesia. Mereka berasal dari Fakultas Ekonomi UI dan memiliki latar belakang akademik serta perjalanan karier yang berbeda sebelum masuk ke pemerintahan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs web resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), lima nama tercatat pernah atau sedang menduduki posisi tersebut, yakni Agus D.W. Martowardojo, Sri Mulyani Indrawati, Muhamad Chatib Basri, Bambang P.S. Brodjonegoro, dan Suahasil Nazara.
1. Agus Martowardojo

Agus Martowardojo. (IDN Times/Aldzah Fatimah Aditya) Agus Martowardojo lahir di Amsterdam, Belanda, pada 24 Januari 1956. Dia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan lulus pada 1984.
Setelah itu, Agus mengikuti sejumlah program pendidikan di bidang perbankan, antara lain di State University of New York dan Stanford University di Amerika Serikat, serta Institute Banking & Finance di Singapura.
Agus mulai masuk pemerintahan setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 20 Mei 2010 dalam Kabinet Indonesia Bersatu II. Dia menjabat sebagai Menteri Keuangan hingga 2013.
Pada 26 Maret 2013, dia mulai menjabat Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2013-2018. Posisi Menteri Keuangan kemudian diisi M. Hatta Rajasa sebagai pelaksana tugas sejak 22 April 2013 hingga Mei 2013.
2. Sri Mulyani Indrawati

Mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati tiba di Gedung Juanda Kemenkeu pada Selasa (9/9/2025). (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko) Sri Mulyani Indrawati lahir di Bandar Lampung pada 26 Agustus 1962. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Indonesia pada 1986.
Pendidikannya kemudian berlanjut di University of Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Dia memperoleh gelar Master of Science in Policy Economics pada 1990 dan Ph.D. bidang ekonomi pada 1992.
Pada 5 Desember 2005, Sri Mulyani dilantik sebagai Menteri Keuangan. Ia menjalankan sejumlah kebijakan di bidang ekonomi makro, fiskal, pembiayaan, dan pengelolaan utang.
Pada 2008, Sri Mulyani juga sempat menjadi Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian setelah Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pada 1 Juni 2010, dia meninggalkan posisi Menteri Keuangan dan menjadi Managing Director Bank Dunia. Enam tahun kemudian, tepatnya 27 Juli 2016, Sri Mulyani kembali dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo.
Sri Mulyani kembali dipercaya menduduki posisi tersebut pada pemerintahan periode kedua Jokowi yang dimulai pada 2019. Pada 21 Oktober 2024, dia kembali ditunjuk sebagai Menteri Keuangan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga 8 September 2025.
3. Muhamad Chatib Basri

Anggota Dewan Ekonomi Nasional Chatib Basri (IDN Times/Muhammad Ilman Nafian) Muhamad Chatib Basri lahir di Jakarta pada 22 Agustus 1965. Dia menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan kemudian melanjutkan studi ekonomi pembangunan di Australian National University. Chatib memperoleh gelar pascasarjana pada 1996 dan Ph.D. bidang ekonomi pada 2001 dari universitas yang sama.
Chatib pernah menjadi penasihat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 2004-2005. Dia kemudian menjabat Deputi Menteri Keuangan untuk G-20 pada 2006-2010 dan menjadi Sherpa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Washington pada November 2008.
Pada 2010-2012, Chatib menjabat Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional. Dia kemudian ditunjuk sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Juni 2012.
Chatib ditunjuk menjadi Menteri Keuangan pada 21 Mei 2013. Dia menjalankan jabatan tersebut hingga berakhirnya Kabinet Indonesia Bersatu II pada 20 Oktober 2014. Data alumni UI juga mencatat Chatib sebagai alumnus FEB UI dan Menteri Keuangan periode 2013-2014.
4. Bambang Brodjonegoro (2014-2016)

Bambang Brodjonegoro dalam Diskusi "RAPBN 2024/2025, Modal Pemerintahan Prabowo" by IDN Times di Gedung IDN HQ pada Jumat (16/8/2024). (IDN Times/Jihan A'liifah) Bambang Brodjonegoro lahir di Jakarta pada 3 Oktober 1966. Dia menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1985-1990 dengan bidang Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Regional.
Bambang kemudian melanjutkan studi di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Dia memperoleh gelar master pada 1995 dan Ph.D. pada 1997.
Bambang mulai masuk Kementerian Keuangan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 21 Januari 2011. Pada 1 Oktober 2013, dia dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan II.
Pada 27 Oktober 2014, Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Kerja. Bambang menjabat hingga 2016. Data UI juga mencatatnya sebagai alumnus FEB UI dan Menteri Keuangan periode 2014-2016.
5. Suahasil Nazara

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara hadir ke ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin Senin (14/9/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an) Suahasil Nazara menjadi nama terbaru dalam daftar alumni UI yang dipercaya sebagai Menteri Keuangan. Dia dilantik pada 14 September 2026 dalam Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Suahasil menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Dia kembali menduduki posisi tersebut dalam Kabinet Merah Putih setelah dilantik pada 21 Oktober 2024.
Suahasil sempat menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 31 Oktober 2016. Pada 25 Oktober 2019, dia dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan.


















