Rasa cemas soal keuangan bisa muncul kapan saja, apalagi ketika muncul berita tentang gejolak ekonomi, pasar saham yang berfluktuasi, atau kebijakan pemerintah yang memengaruhi kondisi finansial. Dalam situasi seperti ini, banyak orang terdorong mengambil keputusan secara cepat karena takut mengalami kerugian yang lebih besar.
Padahal, keputusan yang dibuat saat emosi sedang gak stabil sering kali justru membawa dampak buruk dalam jangka panjang, lho. Para pakar keuangan pun mengingatkan bahwa kepanikan bukanlah dasar yang baik untuk mengatur uang.
Daripada bereaksi secara impulsif, lebih baik kamu menenangkan diri terlebih dahulu agar bisa melihat situasi dengan lebih jernih. Berikut lima hal yang sebaiknya jangan kamu lakukan saat rasa cemas terhadap kondisi keuangan mulai muncul.
