IIF Gandeng Indonesia Eximbank Perkuat Sistem Pembiayaan Berkelanjutan

- PT IIF dan Indonesia Eximbank menandatangani MoU untuk memperkuat penerapan prinsip ESG sesuai standar internasional dalam sistem pembiayaan berkelanjutan di Indonesia.
- IIF akan memberikan pendampingan strategis bagi Indonesia Eximbank, mencakup penguatan kebijakan ESG, manajemen risiko lingkungan dan sosial, serta pengelolaan emisi karbon.
- Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas praktik pembiayaan ekspor agar selaras dengan standar global, memperkuat tata kelola, dan mendukung pembangunan berkelanjutan nasional.
Jakarta, IDN Times - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan Indonesia Eximbank atau Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sesuai standar internasional.
Melalui kolaborasi ini, Indonesia Eximbank diharapkan dapat membangun sistem pembiayaan yang lebih tangguh, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat kesiapan institusi dalam mendukung agenda aksesi Indonesia di tingkat global.
1. PT IIF akan berikan pendampingan strategis

Presiden Direktur/CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, mengatakan IIF akan memberikan pendampingan strategis untuk memperkuat kebijakan, sistem, serta kapasitas internal Indonesia Eximbank dalam menerapkan prinsip ESG secara komprehensif.
Pendampingan tersebut mencakup penguatan kebijakan ESG, pengembangan sistem manajemen risiko lingkungan dan sosial, serta pengelolaan emisi karbon. Secara keseluruhan, langkah ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan standar dan kriteria internasional.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis IIF untuk mendukung transformasi perusahaan di Indonesia melalui penguatan kerangka ESG yang terstruktur. Kami percaya implementasi ESG akan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi kedua institusi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).
2. Beri layanan konsultasi ke publik dan swasta

Selain menyalurkan pembiayaan untuk proyek infrastruktur, IIF juga aktif memberikan layanan konsultansi kepada sektor publik dan swasta.
Layanan tersebut meliputi feasibility study preparation, transaction advisory, financial advisory, strategy and business advisory, economic and/or financial assessment, social and environment advisory, serta policy advisory.
3. Tingkatkan kualitas praktik pembiayaan ekspor

Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Sukatmo Padmosukarso, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian penting dari upaya Indonesia Eximbank untuk meningkatkan kualitas praktik pembiayaan ekspor agar selaras dengan praktik global yang prudent serta prinsip keberlanjutan.
“Kerja sama ini menjadi bagian penting dari upaya Indonesia Eximbank dalam meningkatkan kualitas praktik pembiayaan ekspor agar selaras dengan praktik global yang prudent dan prinsip keberlanjutan,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Indonesia Eximbank terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas portofolio pembiayaan, serta mengembangkan pengelolaan risiko yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendorong transformasi menuju praktik pembiayaan yang berdaya saing global dan memenuhi standar internasional.
Sebagai bagian dari Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan, kolaborasi IIF dan Indonesia Eximbank juga memperkuat peran lembaga pembiayaan nasional dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global melalui penerapan standar dan praktik terbaik internasional.

















