Mengelola keuangan sering kali dianggap semakin optimal jika semua dana langsung dialokasikan ke berbagai instrumen investasi. Banyak orang berpikir bahwa semakin banyak uang yang ‘bekerja’, maka semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa didapatkan. Namun, cara pandang ini tidak selalu sepenuhnya tepat.
Di balik potensi keuntungan yang menarik, investasi tetap memiliki risiko dan keterbatasan likuiditas. Karena itu, menyimpan sebagian dana dalam bentuk cash justru menjadi strategi yang bijak dan sering direkomendasikan oleh perencana keuangan. Berikut beberapa alasan kenapa kamu tidak sebaiknya menginvestasikan seluruh uang yang kamu miliki.
