Jakarta, IDN Times – Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 3 persen pada Senin (31/8/2026) setelah konflik militer Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Data Reuters menunjukkan minyak mentah Brent naik 3,15 dolar AS (setara Rp56,6 ribu) atau 3,58 persen menjadi 91,25 dolar AS (setara Rp1,64 juta) per barel pada pukul 09.03 GMT, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,96 dolar AS (setara Rp53,2 ribu) atau 3,55 persen ke 86,36 dolar AS (setara Rp1,55 juta) per barel.
Kenaikan tersebut berkaitan dengan ketegangan militer pertama dalam sebulan yang membuat konflik kedua negara memasuki bulan keenam, setelah pasukan AS menyerang dua peluncur roket Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz, pada Minggu (30/8/2026). Pihak Iran disebut membalas dengan menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania, meski militer Yordania menyatakan delapan rudal berhasil dicegat.
