Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menuju IPO, Kopi Kenangan Catat Laba Rp285 Miliar pada 2025

Menuju IPO, Kopi Kenangan Catat Laba Rp285 Miliar pada 2025
Kopi Kenangan (kopikenangan.com)
Intinya sih...
  • Kopi Kenangan mencatat laba bersih pertama sebesar Rp285 miliar pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan 45 persen.
  • Perusahaan mengoperasikan 1.324 gerai di enam negara dan menargetkan ekspansi agresif pada 2026.
  • Persiapan IPO diperkuat melalui tata kelola, audit Big Four, dan transparansi laporan keuangan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — PT Bumi Berkah Boga, perusahaan yang menaungi merek Kopi Kenangan mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2025. Perusahaan ritel kopi tersebut membukukan laba bersih sebesar 17 juta dolar AS atau setara Rp285 miliar (kurs Rp16.765 per dolar AS), seiring pertumbuhan agresif jaringan gerai dan ekspansi bisnis di dalam serta luar negeri.

Capaian tersebut memperkuat sinyal kesiapan Kopi Kenangan menuju penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Manajemen menyatakan sejumlah tahapan persiapan telah berjalan, termasuk penguatan tata kelola, transparansi laporan keuangan, serta kepatuhan hukum dan perizinan sesuai standar perusahaan terbuka.

Table of Content

1. Kinerja keuangan 2025 tumbuh signifikan

1. Kinerja keuangan 2025 tumbuh signifikan

Menuju IPO, Kopi Kenangan Catat Laba Rp285 Miliar pada 2025
Group CEO and Co-Founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata (kopikenangan.com)

Group CEO and Co-Founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata menyampaikan, penjualan bersih perusahaan pada 2025 mencapai 184 juta dolar AS atau setara Rp3,08 triliun, tumbuh 45 persen dibandingkan 2024 sebesar 127 juta dolar AS atau setara Rp2,12 triliun. Pada periode yang sama, EBITDA meningkat menjadi 37 juta dolar AS atau setara Rp620 miliar.

“Untuk pertama kalinya, kami berhasil mencatat keuntungan dengan laba bersih 17 juta dolar AS dan EBITDA yang tumbuh menjadi 37 juta dolar AS,” ujar Edward Tirtanata dalam platform LinkedIn, dikutip Selasa (3/2/2026).

Pertumbuhan kinerja tersebut sejalan dengan ekspansi gerai yang tetap menjaga profitabilitas. Hingga akhir 2025, Kopi Kenangan mengoperasikan 1.324 gerai, meningkat 36 persen dibandingkan 977 gerai pada 2024. Perusahaan juga mencatat same store sales growth (SSSG) sebesar 15 persen sepanjang 2025.

2. Ekspansi gerai dan pasar internasional

Menuju IPO, Kopi Kenangan Catat Laba Rp285 Miliar pada 2025
potret outlet pertama Kenangan Coffee di Australia (kopikenangan.com)

Ekspansi Kopi Kenangan tidak hanya dilakukan di Indonesia. Perusahaan telah memiliki jaringan gerai di enam negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, dan India. Indonesia tetap menjadi pasar utama dengan 1.136 gerai, sementara Malaysia menjadi pasar terbesar di luar negeri dengan sekitar 158 gerai.

Di Malaysia, pendapatan hampir dua kali lipat dan berhasil mencatatkan EBITDA positif seiring peningkatan skala ekonomi. Perusahaan juga melakukan ekspansi ke India melalui masuk langsung ke pasar serta ke Australia melalui skema lisensi.

Untuk 2026, manajemen menargetkan pengelolaan 1.848 gerai secara global, dengan target penjualan mencapai 265 juta dolar AS atau setara Rp4,44 triliun. EBITDA dan laba bersih masing-masing ditargetkan sebesar 69 juta dolar AS dan 29 juta dolar AS (Rp1,15 triliun dan Rp486,34 miliar).

3. Teknologi dorong akuisisi pelanggan

Menuju IPO, Kopi Kenangan Catat Laba Rp285 Miliar pada 2025
gerai Kopi Kenangan (kopikenangan.com)

Kinerja Kopi Kenangan sepanjang 2025 turut ditopang strategi berbasis teknologi. Melalui ekosistem digital perusahaan, Kopi Kenangan menambah 4,47 juta pelanggan baru dan meningkatkan jumlah pengguna digital bulanan menjadi 1,5 juta pengguna per Desember 2025.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan membuka 347 gerai baru secara bersih tanpa mengorbankan profitabilitas. Pertumbuhan pelanggan dan pemanfaatan data analitik juga menjadi bagian dari penguatan proses bisnis dan pengambilan keputusan manajemen.

“Pertumbuhan kami pada 2025 ditopang oleh teknologi dan ekspansi yang terukur,” ujar Edward.

4. Persiapan IPO terus diperkuat

Menuju IPO, Kopi Kenangan Catat Laba Rp285 Miliar pada 2025
potret peluncuran gerai ramah lingkungan pertama Kopi Kenangan (kopikenangan.com)

Manajemen Kopi Kenangan menyatakan ambisi ekspansi dan penguatan kinerja keuangan merupakan bagian dari strategi jangka panjang menuju IPO. Perusahaan secara konsisten menjaga kualitas tata kelola, termasuk laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor eksternal Big Four.

“Seiring dengan kematangan perusahaan, kami secara sengaja menerapkan tata kelola serta disiplin pelaporan keuangan berstandar IPO,” kata Edward.

Selain uji tuntas dan pemeriksaan pajak, Kopi Kenangan juga mempercepat siklus pelaporan keuangan, memperkuat pengendalian internal, serta meningkatkan kepatuhan hukum dan perizinan. Langkah ini dilakukan sejalan dengan peta jalan IPO yang telah disusun perusahaan.

Didirikan pada 2017, Kopi Kenangan berkembang dari usaha rintisan menjadi unicorn dengan pendanaan terakhir Seri C senilai 96 juta dolar AS atau setara Rp1,6 triliun pada Desember 2021. Sejumlah investor global tercatat berada di balik perusahaan ini, termasuk Alpha JWC Ventures, Sequoia Capital India, Horizons Ventures, dan Tybourne Capital Management.

FAQ seputar Kopi Kenangan

Berapa laba Kopi Kenangan pada 2025?

Kopi Kenangan membukukan laba bersih 17 juta dolar AS atau sekitar Rp285 miliar pada 2025.

Apakah Kopi Kenangan berencana IPO?

Manajemen menyatakan persiapan IPO terus diperkuat melalui tata kelola, audit, dan kepatuhan hukum.

Berapa jumlah gerai Kopi Kenangan saat ini?

Hingga akhir 2025, Kopi Kenangan mengoperasikan 1.324 gerai di enam negara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Purbaya: Iuran Board of Peace Gunakan Anggaran Kemhan

03 Feb 2026, 21:25 WIBBusiness