Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

OJK Panggil Direksi Bank Mantap, Usut Penipuan oleh Mantan Pegawai

OJK Panggil Direksi Bank Mantap, Usut Penipuan oleh Mantan Pegawai
Kantor PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap). (dok. Mandiri Taspen)
Intinya Sih
  • OJK memanggil Direksi Bank Mantap untuk investigasi dugaan penipuan investasi oleh mantan pegawai di cabang Purwokerto, fokus pada jumlah korban dan nilai kerugian.
  • Bank Mantap menegaskan pelaku telah diberhentikan karena menawarkan produk investasi palsu yang bukan bagian dari produk resmi bank.
  • Kasus diserahkan ke aparat penegak hukum, sementara nasabah terdampak dapat melapor melalui Posko Bank Mantap untuk pendampingan dan tindak lanjut transparan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan telah memanggil jajaran direksi PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) buntut kasus dugaan penipuan berkedok investasi.

Kasus itu terungkap sejak bulan lalu, di mana mantan pegawai diduga melakukan penipuan di kantor cabang Purwokerto, Jawa Tengah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen (PEPK) OJK, Dicky Kartikoyono mengatakan pihaknya melakukan investigasi lebih lanjut terkait dugaan penipuan itu.

1. Usut jumlah korban hingga nilai kerugian

ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)
ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)

Dicky mengatakan, investigasi OJK difokuskan untuk mengungkap jumlah korban hingga nilai kerugian.

“OJK telah memanggil Direksi Bank Mantap untuk meminta penjelasan serta melakukan investigasi lebih lanjut terkait jumlah korban, nilai kerugian, dan pendampingan kepada nasabah terdampak,” ucap Dicky dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, Selasa (7/7/2026).

2. Mantan pegawai sudah diberhentikan

ilustrasi penipuan (pexels.com/Edwin Nava)
ilustrasi penipuan (pexels.com/Edwin Nava)

Sebelumnya, Corporate Secretary Bank Mantap, Tulus P. Hutabarat mengatakan pegawai yang terlibat telah diberhentikan.

Pelaku diketahui menawarkan produk investasi ke nasabah, padahal produknya bukan produk dari Bank Mantap.

“Kami tidak menoleransi tindakan apapun yang bertentangan dengan integritas, nilai-nilai bank, maupun ketentuan yang berlaku,” kata Tulus dalam keterangan resmi.

3. Diusut polisi

ilustrasi penipuan online (freepik.com/freepik)
ilustrasi penipuan online (freepik.com/freepik)

Tulus mengatakan, kasus tersebut telah diserahkan ke aparat penegak hukum yang berwenang. Dia juga mengingatkan korban yang membutuhkan asistensi dapat menghubungi Posko Bank Mantap, yakni 14024, atau mendatangi posko yang telah disiapkan Bank Mantap Kantor Cabang Purwokerto.

“Kami memahami kekhawatiran yang wajar muncul, khususnya di kalangan nasabah pensiunan. Bank memastikan setiap laporan dan pengaduan ditindaklanjuti secara terukur serta transparan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutur Tulus.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More