Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Omzet UMKM Cimahi Naik Berkat Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli

Omzet UMKM Cimahi Naik Berkat Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli
Melalui fasilitasi Program Sertifikasi Halal dari BRI, BUNCY memperoleh kesempatan untuk melengkapi legalitas usahanya. Sertifikat halal menjadi pijakan awal bagi Lucy untuk melangkah lebih jauh dalam mengembangkan usahanya. (Dok. BRI)
Intinya Sih
5W1H
  • Lucy Emilda, pemilik BUNCY di Cimahi, berhasil mengembangkan usaha cheese stick rumahan berkat sertifikasi halal yang meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas jangkauan pasar.

  • Program Sertifikasi Halal dari BRI mempermudah pelaku UMKM melalui pendampingan administrasi dan legalitas, membuat Lucy lebih fokus mengembangkan bisnisnya hingga omzet meningkat.

  • BRI melalui program TJSL BRI Peduli terus mendukung UMKM dengan pelatihan dan sertifikasi halal agar mampu menjaga mutu produk, memperluas pasar, serta naik kelas secara berkelanjutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Cimahi, IDN Times - Tidak sedikit usaha yang lahir dari masa-masa sulit. Begitu pula dengan BUNCY, usaha rumahan milik Lucy Emilda yang mulai dirintis pada 2020 ketika pandemik memaksa banyak orang mencari cara untuk tetap bertahan. Dari dapur sederhana di Cimahi, Jawa Barat, Lucy mulai mengolah cheese stick dengan harapan sederhana, menghadirkan camilan yang disukai banyak orang sekaligus menjadi penopang ekonomi keluarga.

Berawal dari usaha rumahan, BUNCY terus berkembang dengan mengedepankan cita rasa dan kualitas pada setiap produk yang dihasilkan. Di balik setiap kemasan cheese stick, tersimpan semangat untuk menghadirkan camilan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan sekaligus membawa manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Namun, membangun sebuah usaha bukanlah perjalanan yang selalu mudah. Di tengah persaingan industri makanan ringan yang semakin ketat, membangun kepercayaan konsumen menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Lucy dalam mengembangkan usahanya.

Baginya, kepercayaan merupakan modal penting agar sebuah produk dapat diterima masyarakat. Karena itu, sertifikasi halal menjadi salah satu langkah yang diyakini mampu memperkuat kepercayaan tersebut sekaligus meningkatkan daya saing usaha.

"Usaha kuliner, khususnya yang telah memiliki sertifikat halal, lebih mudah mendapatkan kepercayaan konsumen," ujarnya.

1. Jadi lebih percaya diri memperkenalkan produk

Desain tanpa judul (30).png
Melalui fasilitasi Program Sertifikasi Halal dari BRI, BUNCY memperoleh kesempatan untuk melengkapi legalitas usahanya. Sertifikat halal menjadi pijakan awal bagi Lucy untuk melangkah lebih jauh dalam mengembangkan usahanya. (Dok. BRI)

Selain memberikan rasa aman bagi konsumen, sertifikasi halal juga membawa perubahan bagi Lucy sebagai pelaku usaha. Ia mengaku menjadi lebih percaya diri saat memperkenalkan produknya kepada calon pembeli maupun mitra usaha.

Melalui fasilitasi Program Sertifikasi Halal dari BRI, BUNCY memperoleh kesempatan untuk melengkapi legalitas usahanya. Sertifikat halal menjadi pijakan awal bagi Lucy untuk melangkah lebih jauh dalam mengembangkan usahanya.

Setelah mendapatkan sertifikasi halal, Lucy tidak berhenti sampai di situ. Ia melanjutkan pengurusan PIRT agar produknya memiliki legalitas yang semakin lengkap dan saya dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

"Setelah memiliki Sertifikasi Halal saya lanjut mengurus Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dengan kelengkapan tersebut saya bisa lebih luas melakukan jangkauan pasar dan berdampak pada peningkatan revenue usaha saya,” cerita Lucy.

2. Terbantu dengan program

Desain tanpa judul (31).png
Melalui fasilitasi Program Sertifikasi Halal dari BRI, BUNCY memperoleh kesempatan untuk melengkapi legalitas usahanya. Sertifikat halal menjadi pijakan awal bagi Lucy untuk melangkah lebih jauh dalam mengembangkan usahanya. (Dok. BRI)

Bagi Lucy, manfaat program ini tidak hanya terletak pada sertifikat yang diterima, tetapi juga pada pendampingan yang membuat seluruh tahapan pengurusan terasa lebih mudah. Mulai dari persyaratan hingga administrasi, setiap proses dilalui dengan arahan yang jelas sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnisnya.

"Terima kasih kepada BRI yang telah memfasilitasi saya mendapatkan sertifikat halal, dengan segala kemudahan syarat dan administrasi, petunjuk dari petugas saya merasa sangat terbantu. Usaha saya sangat terbantu dengan program ini,” imbuhnya.

Kini, BUNCY terus melangkah dengan keyakinan yang lebih besar. Dari sebuah dapur sederhana di Cimahi, usaha yang lahir di tengah pandemik ini membuktikan bahwa kesempatan dan pendampingan yang tepat mampu membantu pelaku UMKM tumbuh lebih percaya diri, memperluas pasar, dan terus berkembang secara berkelanjutan.

3. Harapan bagi UMKM

Desain tanpa judul (32).png
Melalui fasilitasi Program Sertifikasi Halal dari BRI, BUNCY memperoleh kesempatan untuk melengkapi legalitas usahanya. Sertifikat halal menjadi pijakan awal bagi Lucy untuk melangkah lebih jauh dalam mengembangkan usahanya. (Dok. BRI)

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan, BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, terus mengambil peran membantu pelaku UMKM melalui kegiatan pelatihan dan pemberian sertifikasi halal yang diharapkan dapat menciptakan UMKM yang dapat bersaing di pasar.

Melalui pelatihan ini, BRI berharap pelaku UMKM mampu menjaga mutu produk, memperluas akses pasar, dan semakin siap naik kelas.

“Kisah Lucy dan produk BUNCY menjadi contoh nyata pelaku UMKM yang mendapatkan manfaat dari pelatihan sertifikasi halal yang diselenggarakan BRI Peduli. Kami terus membantu pelaku UMKM di berbagai daerah untuk dapat memperluas akses pasar dan mendorong UMKM naik kelas,” tegas Dhanny. (WEB)

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More