Permata Bank melalui Unit Usaha Syariah (UUS) memperkuat komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia melalui semangat "Syariah untuk Semua". Meski total aset industri keuangan syariah Indonesia per Desember 2025 mencapai Rp3.100 triliun atau tumbuh 8,61 persen year-on-year, indeks literasi keuangan syariah baru mencapai 43,42 persen dan inklusi hanya 13,41 persen.
Rudy Basyir Ahmad, Direktur Keuangan dan UUS Permata Bank, menegaskan bahwa layanan syariah harus menjadi solusi finansial yang terbuka bagi seluruh segmen masyarakat. "Bagi kami, layanan syariah bukan sekadar produk keuangan, tetapi juga cerminan nilai amanah, keadilan, dan keberkahan," ujarnya.
