Saham dividen sering menarik perhatian para investor karena berpotensi memberikan pembagian keuntungan secara berkala selain peluang dari kenaikan harga saham yang diperoleh. Namun, besarnya dividen yang terlihat menarik ternyata tidak selalu menunjukkan bahwa sebuah perusahaan merupakan pilihan investasi yang baik karena kemampuan membayar dividen tetap harus dilihat bersama dengan kondisi bisnis dan keuangannya.
Sebelum membeli saham dividen, investor harus memahami terlebih dahulu bagaimana perusahaan dapat menghasilkan laba, menjaga arus kas, dan mempertahankan kebijakan dari pembagian dividen. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor penting sejak awal, maka keputusan investasi bisa dibuat secara lebih rasional dan tidak hanya berlandaskan pada besarnya dividen yang diterima.
