Jakarta, IDN Times – Eceng gondok yang tumbuh di sungai sekitar rumah kerap dianggap sebagai gulma. Namun, Maryati, pelaku usaha kerajinan di Tegalwaru, Bekasi, melihat tanaman tersebut sebagai peluang untuk menghasilkan produk bernilai jual.
Ia mengolah eceng gondok menjadi berbagai kerajinan anyaman, mulai dari tas hingga keranjang. Usahanya pun berkembang hingga produknya dipasarkan ke sejumlah daerah, termasuk Yogyakarta dan Bali.
Perjalanan usaha Maryati turut didukung pendampingan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Mekaar. Berikut kisah Maryati dalam mengembangkan kerajinan eceng gondok.
