Belum Penuhi Syarat Ajukan KPR? BTN-MilikiRumah Beri Solusinya

BTN bekerja sama dengan MilikiRumah menyediakan PraKPR bagi calon pembeli yang belum memenuhi syarat KPR, melalui skema Rent-to-Own sambil menempati rumah pilihan.
Teknologi AI MilikiRumah menilai riwayat kredit dan kemampuan mencicil, lalu memberi surat In-Principle Approval berisi estimasi plafon KPR serta target perbaikan profil.
Peserta bernama Keiza memperoleh KPR BTN pada usia 22 tahun setelah menyelesaikan PraKPR dalam lima bulan dengan melunasi utang daring dan menstabilkan penghasilan.
Jakarta, IDN Times - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bekerja sama dengan MilikiRumah, anak perusahaan Rightkey AI asal Singapura untuk memberikan solusi pada nasabah yang belum memenuhi syarat mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR).
Melalui penerapan In-Principle Approval, calon pembeli rumah yang profilnya belum sepenuhnya siap untuk pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) dapat memahami potensi pembiayaan yang bisa didapat sekaligus langkah perbaikan yang perlu dilakukan.
1. Pakai skema Rent-to-Own

MilikiRumah dan BTN menggelar customer gathering untuk melakukan sosialisasi terkait program PraKPR. (dok. MilikiRumah) Melalui skema Rent-to-Own atau PraKPR, calon pembeli diberikan menempati rumah pilihan sambil mempersiapkan diri menuju pengajuan KPR. Dalam program ini, teknologi kecerdasan buatan MilikiRumah yang dikembangkan oleh Rightkey AI digunakan untuk membantu menilai kesiapan peserta berdasarkan riwayat kredit, rasio kemampuan mencicil, serta faktor relevan lainnya.
Hasil penilaian tersebut memberikan gambaran kategori kesiapan peserta, termasuk peserta dengan profil yang masih perlu diperbaiki. Bagi peserta dalam kategori tersebut, sistem MilikiRumah mengidentifikasi target perbaikan yang perlu diselesaikan agar profil keuangan mereka semakin mendekati kriteria KPR Bank BTN.
“Teknologi tersebut diterapkan untuk membantu pengembang dan calon pembeli mengambil keputusan yang lebih terinformasi sepanjang proses persiapan menuju pengajuan KPR,” ujar CEO MilikiRumah dan Rightkey AI, Winston Lee dikutip Senin (12/10/2026).
2. Dibekali cara perbaiki profil untuk pengajuan KPR

MilikiRumah dan BTN menggelar customer gathering untuk melakukan sosialisasi terkait program PraKPR. (dok. MilikiRumah) Peserta PraKPR MilikiRumah akan dibekali surat In-Principle Approval. Perwakilan Mortgage and Secured Loan Division (MSLD) Bank BTN, Jairo Sibarani mengatakan surat itu menjadi kerangka acuan yang menunjukkan estimasi plafon maksimal KPR Bank BTN yang berpotensi diperoleh peserta, sekaligus target perbaikan profil yang perlu dicapai untuk meningkatkan peluang persetujuan pembiayaan.
“Melalui In-Principle Approval, peserta PraKPR memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai potensi plafon pembiayaan sekaligus target yang perlu dicapai. Kami berharap acuan ini dapat menumbuhkan keyakinan dan motivasi peserta untuk memperbaiki profil hingga memenuhi persyaratan KPR Bank BTN,” kata Jairo.
Dengan adanya acuan yang lebih terstruktur, peserta PraKPR tidak hanya mengetahui posisi kesiapan mereka saat ini, tetapi juga memperoleh arah yang jelas mengenai langkah berikutnya.
Chief Commercial Officer MilikiRumah, Faizal Abdullah mengatakan pendekatan itu diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi calon pembeli yang memiliki komitmen, namun masih membutuhkan waktu dan pendampingan untuk memperbaiki profil keuangan.
“Melalui teknologi AI dan pendampingan yang terarah, PraKPR membantu peserta memahami posisi mereka, menyelesaikan langkah-langkah perbaikan yang terukur, dan membangun kesiapan menuju pengajuan pembiayaan rumah,” ujar Faizal.
3. Lulus PraKPR dalam 5 bulan

MilikiRumah dan BTN menggelar customer gathering untuk melakukan sosialisasi terkait program PraKPR. (dok. MilikiRumah) MilikiRumah mengatakan, ada salah satu peserta PraKPR yang lulus program tersebut, dan berhasil memperoleh KPR Bank BTN pada usia 22 tahun.
Program yang dirancang berlangsung selama 12 bulan itu dapat diselesaikan Keiza hanya dalam 5 bulan.
Keinginan Keiza memiliki rumah tumbuh dari pengalamannya berpindah-pindah kontrakan bersama orang tua sejak kecil. Untuk memperbaiki profil keuangannya, dia melunasi utang pinjaman daring, menekan pengeluaran sehari-hari, serta mencari pekerjaan dengan penghasilan yang lebih stabil dibandingkan pekerjaannya sebelumnya sebagai kasir dan barista.
Selama mengikuti PraKPR, Keiza telah menempati rumah pilihannya dan memperoleh pendampingan dari MilikiRumah. Setelah lima bulan, dia dinyatakan memenuhi syarat untuk beralih ke KPR Bank BTN dengan cicilan yang lebih ringan.























