5 Rekomendasi Altcoin pada Februari 2026, Banyak Peluang

- Hedera (HBAR) menggunakan teknologi Hashgraph untuk transaksi cepat dan biaya rendah, dengan integrasi terbaru yang meningkatkan aktivitas DeFi.
- Midnight (NIGHT) fokus pada privasi data dan transaksi, menarik bagi sektor yang membutuhkan keseimbangan antara privasi dan transparansi.
- Hyperliquid (HYPE) adalah platform perdagangan terdesentralisasi dengan likuiditas tinggi, potensial karena bergantung pada aktivitas pengguna nyata.
Setelah euforia dan koreksi pada akhir tahun 2025, pasar kripto memasuki bulan Februari 2026 dengan pergerakan yang belum sepenuhnya stabil. Oleh karena itu, investor mulai lebih selektif dalam mencari altcoin yang tidak hanya mengandalkan hype saja.
Fase seperti ini menjadi momen penting untuk mengamati aset yang berpotensi bergerak lebih dulu sebelum tren besar terbentuk. Beberapa altcoin menunjukkan potensi yang menarik dari sisi proyek, penggunaan, hingga inovasi teknologinya. Berikut rekomendasi altcoin pada Februari 2026 yang memiliki potensi menarik untuk dipantau.
1. Hedera (HBAR)

Hedera adalah proyek distributed ledger yang memakai teknologi Hashgraph untuk memproses transaksi dengan cepat dan biaya rendah. Proyek ini banyak digunakan untuk kebutuhan perusahaan, mulai dari pencatatan data hingga aplikasi DeFi, sehingga dikenal stabil dan efisien. Integrasi terbaru dengan Axelar membuka akses lintas jaringan dan meningkatkan aktivitas DeFi di ekosistem Hedera, yang berpotensi mendorong permintaan HBAR.
Dari sisi harga, HBAR masih bergerak mendatar dengan fluktuasi yang relatif terbatas. Meski begitu, harga beberapa kali memantul dari area support penting, menandakan minat beli masih belum hilang. Potensi HBAR terletak pada penggunaan oleh institusi dan pengembangan ekosistem yang terus berjalan, sehingga token ini dinilai memiliki peluang tumbuh saat pasar kembali mencari proyek dengan fundamental kuat.
2. Midnight (NIGHT)

Midnight merupakan proyek blockchain yang berfokus pada privasi data dan transaksi dengan pendekatan yang dirancang agar tetap patuh terhadap regulasi. Proyek ini berada dalam ekosistem Cardano dan dikembangkan untuk memungkinkan pengguna mengontrol data sensitif tanpa harus membukanya ke publik. Fokus ini membuat Midnight menarik bagi sektor yang membutuhkan keseimbangan antara privasi dan transparansi.
Dari sisi harga, NIGHT masih bergerak relatif tenang karena proyeknya masih dalam tahap pengembangan. Namun, perhatian pasar mulai meningkat seiring roadmap peluncuran jaringan utama yang semakin dekat. Potensi Midnight terletak pada privasi yang semakin relevan dan dukungan ekosistem besar.
3. Hyperliquid (HYPE)

Hyperliquid adalah platform perdagangan terdesentralisasi yang fokus pada produk derivatif dan perpetual trading tanpa perantara. Proyek ini menarik perhatian karena menawarkan pengalaman trading cepat dengan likuiditas tinggi, sesuatu yang masih jarang ditemukan di dunia DeFi. Aktivitas pengguna aktif menjadi salah satu kekuatan utama ekosistem Hyperliquid.
Pergerakan harga HYPE cenderung agresif dan sensitif terhadap volume transaksi. Dalam beberapa periode, minat trader terlihat meningkat seiring naiknya aktivitas perdagangan di platform. Altcoin ini dinilai potensial karena memiliki penggunaan langsung, bergantung pada aktivitas pengguna nyata, dan tidak hanya mengandalkan narasi jangka pendek.
4. Monero (XMR)

Monero dikenal sebagai salah satu aset kripto yang paling menekankan privasi transaksi. Berbeda dengan banyak blockchain lain, Monero menyamarkan pengirim, penerima, dan jumlah transaksi secara default. Karakter ini membuat XMR memiliki posisi unik di tengah meningkatnya perhatian terhadap transparansi dan pelacakan aset digital.
Dari sisi harga, XMR sering bergerak berbeda dibanding altcoin lain karena didorong oleh faktor utilitas dan kebutuhan privasi. Meski terdapat tekanan regulasi, minat terhadap Monero tetap bertahan. Potensi XMR terletak pada perannya sebagai aset lindung nilai bagi pengguna yang mengutamakan privasi, terutama saat isu pengawasan blockchain semakin menguat.
5. Axie Infinity (AXS)

Axie Infinity merupakan proyek game blockchain yang memadukan konsep bermain dan ekonomi digital berbasis NFT. Meski popularitasnya sempat menurun setelah masa puncak play-to-earn, pengembang terus melakukan penyesuaian model ekonomi dan gameplay agar lebih berkelanjutan. Ekosistem Ronin juga menjadi fondasi penting bagi pengembangan jangka panjangnya.
Harga AXS masih berada jauh di bawah puncak sebelumnya dan bergerak relatif stabil dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini membuat AXS sering dipandang sebagai aset dengan risiko tinggi namun potensi pemulihan tetap terbuka. Jika pembaruan ekosistem berhasil meningkatkan kembali minat pemain, AXS berpeluang mendapatkan momentum baru seiring pulihnya sektor game blockchain.
Kelima rekomendasi altcoin pada Februari 2026 menawarkan peluang yang menarik, terutama karena masing-masing memiliki fundamental kuat dan momentum mendukung. Dengan mempelajari fundamentalnya, menganalisis tren, dan memantau perkembangan terbaru, kita dapat memilih altcoin-altcoin yang memiliki potensi untuk naik. Namun, ingatlah untuk selalu melakukan riset dan manajemen risiko yang tepat, karena pasar kripto selalu penuh dengan kejutan.


















