Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tagihan Listrik Membengkak Selama WFH? Ini 5 Cara Agar Lebih Hemat

Tagihan Listrik Membengkak Selama WFH? Ini 5 Cara Agar Lebih Hemat
Pixabay/Free-Photos
Share Article

Adanya pandemi COVID-19 mengharuskan sering di rumah yang diharapkan dapat membantu mengurangi penyebaran virus agar cepat selesai semua ini dan semua kembali normal.

Setidaknya ada penambahan kurang lebih 200 kasus positif setiap hari. Berbagai langkah telah diambil, dari dilarang mudik hingga WFH serta belajar dari rumah.

Melakukan apapun di rumah tentu saja bukan tanpa masalah, mulai dari bosan, dan pastinya mengeluh soal tagihan listrik mulai bertambah dari biasanya, tambah bikin pusing saja nih. Meski begitu tetap #DiRumahAja kudu dilakukan demi cepat selesainya pandemi ini. Untuk mensiasati biaya yang membengkak soal tagihan listrik, ada hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menguranginya. Berikut ini 5 cara tersebut.Ā Keep Scrolling!

  1. 1. Cuci baju manual, kurangi penggunaan mesin cuci

    Pixabay/RyanMcGuire
    Pixabay/RyanMcGuire

    Daya listrik saat menggunakan mesin cuci tergolong cukup besar. Lantas, kita bisa mencoba mengurangi pemakaian mesin cuci. Misalnya saja penggunaanya jadi dua hari sekali dari yang biasanya setiap hari. Atau jika kita mau sedikit berolahraga, coba cuci pakaian secara manual dan gunakan mesin cuci hanya untuk mengeringkan saja. Selain akan menghemat pemakaian daya listrik. Kita juga bisa lebih sehat selama di rumah.

    Serta soal setrika baju sebaiknya kiat kurangi juga pemakaiaannya. Alternatifnya kita kudu lebih rapi dalam melipat baju, sehingga saat ditaruh dalam lemari bisa terbentuk rapi juga, gak malah acak-acakan. Beberapa tutorial melipat baju supaya rapi tanpa disetrika juga banyak bertebaran di media-media daring.

  2. 2. Menggunakan lampu seminimal mungkin

    Pixabay/anaterate
    Pixabay/anaterate

    Meski sepele, hal ini nyatanya dapat mengurangi pembayaran listrik tiap bulan yang membengkak. Cobalah dari mematikan lampu yang memang tak terpakai walaupun itu di malam hari. Dan saat siang hari, kita bisa mematikan semua lampu kemudian lebih memanfaatkan cahaya dari luar dengan membuka jendela.Ā 

  3. 3.Ā Menghemat air, agar pompa air tak menyala terus

    Pixabay/gbeaty
    Pixabay/gbeaty

    Tak salah untuk mengurangi penggunaan air di rumah. Karena saat penggunaan air berkurang, bukan saja air tanah makin melimpah dan terjaga tapi pompa air pun tak sering hidup untuk mengisi kebutuhan air di tampungan air di rumah, iya kan? Lantas, daya listrik yang terpakai juga bakal berkurang seiring masa hidup pompa air juga jadi minim.

  4. 4. Matikan AC, manfaatkan sirkulasi udara dari luar

    Pixabay/mohamed_hassan
    Pixabay/mohamed_hassan

    Pemakaian AC biasanya yang paling besar dan sering. Apalagi saat semua aktivitas dilakukan kebanyakan di rumah. Otomatis AC akan terus hidup. Padahal kita bisa mengandal AC alami alias angin dari luar untuk membuat ruangan jadi lebih adem, coba buka jendela-jendela yang biasanya tertutup. Atau kita bisa mengantinya dengan kipas angin yang memiliki daya jauh lebih kecil. Karena kipas angin biasanya hanya mempunyai daya 100 watt sedangkan yang paling kecil bisa memakan daya 300 watt lebih.

  5. 5.Ā Kurangi penggunaan gadget atau televisi dengan berolahraga

    Pixabay/Pexels
    Pixabay/Pexels

    Sebagai hiburan atau pelepas kejenuhan jangan dilampiaskan dengan memakai gawai selama berjam-jam atau menonton drama. Ada hal positif lainnya yang bisa dilakukan, salah satunya dengan berolahraga atau membaca buku fisik bukan e-book.

    Dan segera matikan gawai saat tak digunkan untuk bekerja. Buat jadwal berapa lama penggunaan gawai dan perangkat listrik yang ada di rumah. Dengan ini bukan saja tubuh menjadi sehat melainkan dompet pun sama jadi sehat, karena tagihan listrik bisa sedikit dikurangi.

    Itu dia beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi tagihan listrik selama di rumah, intinya sih memilah dan meminimalkan pemakaian barang elektonik. Di saat keadaan seperti ini, berhemat memang suatu hal yang wajib dilakukan, bener gak sih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article

Curated For You

Editorial Team

Related Articles

See More